Menu Tutup

Kesepakatan Kesehatan harus dilaksanakan selama Idul Adha 1441 H

TRIBUNNEWS.COM-Mendesak masyarakat untuk menaati tata tertib sanitasi yang diberlakukan oleh pemerintah saat menjalankan rangkaian perayaan Idul Fitri 1441 H. Lestari Moerdijat, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 30 Juli, mengatakan, “Hewan kurban disembelih.” Sesuai instruksi Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020, itu berasal dari Covid-19.

Sesuai panggilan Lestari, Rerie, panduan ini menyediakan untuk hal tersebut. Mereka diminta membatasi akses ke tempat-tempat shalat Idul Fitri dilakukan untuk mengecek suhu tubuh jemaah sebelum shalat.

Selain itu, anggota partai Nasdem juga mengingatkan perusahaan untuk menghindari keramaian, terutama dalam proses pembunuhan hewan kurban. Lairi mencontohkan, angka positif corona di Indonesia saat ini sebesar 13,3%. Dia menambahkan, angka ini jauh lebih tinggi dari angka positif standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5%. Semua pihak sangat berhati-hati. -Namun, dia menjelaskan, sebenarnya sudah banyak kelompok baru yang menyebarkan virus corona, seperti rombongan perkantoran, tempat ibadah dan masih banyak lagi acara publik lainnya. Menurut Rerie, situasi ini menunjukkan bahwa semua pihak semakin rileks soal Covid-19. Selain itu, ketika penyebaran Covid-19 terus meningkat, Rerie menyayangkan banyaknya warga yang pulang sebelum Idul Adha muncul. Dia mengatakan: “Dari wilayah ini ke wilayah lain, sangat memungkinkan untuk meningkatkan penyebaran virus di Indonesia, yang akan mempersulit perang melawan Covid-19.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi