Menu Tutup

Bamsoet: PBNU menyerukan diakhirinya UU HIP dan mengusulkan agar BPIP memiliki kerangka hukum yang lebih jelas

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, mengungkapkan Majelis Pimpinan Nakhdatuor Ulama (PBNU) sudah sepakat untuk menyikapi Ideologi Pancasila (HIP). ) Regulasi tidak tepat. Karena itu, PBNU meminta pembatalan atau pencabutan UU HIP tersebut.

“Namun semangat pemberian payung hukum kepada Panitia Pembangunan Ideologi Pancasra harus diperhatikan. PBNU menetapkan kerangka hukum ini sebagai UU BPIP (RUU). Masalah teknis akan kita praktikkan. Bansue Usai bertemu dengan pengurus PBNU di kantor PBNU Jakarta, Jumat (3/7/2020), ia mengatakan: “Hal ini dikomunikasikan langsung kepada wartawan oleh Ketua PBNU Said Aqiel Siradj. – Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Syarif Hasan, Arsul Sani dan Zulkifli Hasan, Peserta konferensi Ketua PBNU Said Aqiel Siradj dan para wali PBNU lainnya. Ketua DPP RI menambahkan, MPR RI dan PBNU juga memiliki pandangan yang sama bahwa Panca sila sebagai ideologi tidak perlu memperdebatkan filosofi dan landasan kebangsaan. Dan agama yang tak terbantahkan.

Karena para founding fathers menunjukkan kearifan dan kearifan dalam mengutamakan kepentingan negara dan nasional daripada kepentingan individu dan kolektif. Wahid Hasyim adalah salah satu tokoh Nahdlatul Ulama yang saat itu berusia 31 tahun, salah satu orang yang membantu menghindari konflik etnis akibat konflik agama. Mendorong dia dan tokoh-tokoh terkenal lainnya untuk menghilangkan kata tuhan dan wajib menerapkan hukum syariah kepada pengikutnya.Ini adalah satu-satunya prinsip Pancasila dalam Piagam Jakarta.Hal ini menunjukkan bahwa Pancasila tidak menentang Islam atau Agama lain. Karena salah satu sumber nilai Pancasila adalah agama, ”jelas Bamsoet. Benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi