Menu Tutup

Bamsoet mengapresiasi terungkapnya ratusan kilogram sabu di Kalimantan Selatan

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Juru Bicara Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, memuji polisi karena berhasil menyita 10 tas berisi 200 kg sabu di Kalimantan Selatan. Bagian dari jaringan Shabu berhasil diungkap pada Kamis (06/08/20) Maret 2020. Keberhasilan itu berkat kerja sama Tim Reserse Kriminal Polri, Polda Metro Jaya, dan Polda Kalimantan Selatan. — “Mengingat luasnya wilayah Indonesia, menutup semua jenis impor narkoba bukanlah tugas yang mudah. ​​Tugas berat ini harus dilakukan oleh kepolisian untuk memastikan masa depan. Menghadapi anak-anak di tanah air yang belum dirugikan oleh narkoba, menurut Badan Narkotika Nasional Menurut data, pada 2019, pecandu narkoba Indonesia Bansut mengatakan di Jakarta: “Sudah mencapai 3,6 juta dengan rata-rata usia 15-65 tahun. Pengguna berhasil memperoleh 200 kg metamfetamin dan berbagai obat lain, berhasil menyelamatkan masa depan negara. Jumat (8 Juli 20). Mantan presiden Republik Demokratik Republik Demokratik itu mendorong polisi untuk terus memperkuat penjaga perbatasan. Apalagi dalam suasana pandemi Covid-19, para penyelundup justru bisa memanfaatkannya untuk Lebih banyak narkoba yang diselundupkan ke Indonesia karena dianggap polisi telah membebaskan para penjaganya.

“Kita harus waspada, masuknya narkoba ke Indonesia tidak hanya menguntungkan secara ekonomi para penyelundup. Selain itu, tindakan tersebut juga dinilai sebagai tindakan untuk melemahkan kedaulatan nasional Indonesia. Dengan lebih waspada, Indonesia akan lebih mudah terbebas dari jebakan narkoba, ”kata Bamsoet.

Kepala Kementerian Pertahanan Nasional FKPPI juga mencontohkan, kepolisian Indonesia perlu mengembangkan kerja sama yang erat dengan polisi di berbagai negara, terutama negara-negara Asia Tenggara, tidak hanya Indonesia. Negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand juga mengalami masalah serupa ketika terserang narkoba. Selain narkoba, peredaran narkoba sintetis seperti sabu dan fentanil juga harus diawasi.

“Kuncinya adalah penegakan hukum. Selain memberikan jera, penegakan hukum terhadap distributor dan reseller juga harus mengirimkan sinyal yang kuat kepada dunia bahwa Indonesia tidak akan memberantas narkoba, ”tutup Bamsoet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi