Menu Tutup

Bamsoet menyediakan ratusan alat uji cepat untuk seri Denjaka TNI AL

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, membagikan 300 set alat uji cepat kepada keluarga maritim Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI Angkatan Laut Detasemen Penanggulangan Terorisme. Dengan kemampuan tempur tiga dimensi (laut, darat, dan udara), seorang anggota staf dari Denjaka pun bisa mewakili kemampuan 120 prajurit TNI biasa, namun bukan berarti mereka kebal virus Covid-19. Penyaringan rutin dengan menggunakan tes cepat. RI, mantan presiden Republik Demokratik Kongo, menjelaskan: “Sesuai disiplin skrining rutin melalui tes cepat, saya berharap setiap prajurit dalam kondisi baik dan siap menjalankan wajib militer kapan saja untuk menjadi kedaulatan Indonesia.” Itu bisa digunakan dalam keluarga Denjaka. Bantuan tes cepat juga dapat digunakan oleh Denjaka untuk membantu masyarakat di sekitar kompleks. Saat ini, pandemi Covid-19 membutuhkan upaya bersama semua pihak untuk memberikan bantuan seminimal mungkin kepada anak-anak di seluruh negeri.

“Menghadapi kenyataan, virus Covid-19 ini membuat kita semua merasa rumit. Namun, dalam kondisi sulit seperti itu, kita bisa punya waktu untuk berefleksi dan mengenang bersama. Kekuatan utama negara tidak hanya di militer. Kekuatan tidak terletak pada sumber daya alam. Kekuatan utama negara ini terletak pada “semangat solidaritas dan gotong royong,” kata Bamsoet.

Kepala Kementerian Pertahanan Nasional FKPPI juga mengapresiasi kerja keras TNI melalui TNI yang juga menjabat sebagai Universitas Airlangga. , Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri memberikan dukungan dalam pencarian penangkal Covid-19.

Jika berhasil, obat yang menunggu persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) disebut pertama di dunia Obat Covid-19.

“Mungkin banyak orang tidak akan tertawa dan mempercayai penemuan ini. Tapi tidak apa-apa. Waktu akan membuktikan bahwa keluarga besar TNI, Polri, BIN dan Universitas Airlangga ini penuh optimisme dan kerja keras. “Waktu juga merupakan sesuatu yang mengajari kita, meyakini bahwa anak suatu bangsa adalah wujud persatuan dan gotong royong dalam pembentukan negara”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi