Menu Tutup

Bamsoet dan Irfan Hakim melakukan video exchange untuk mensosialisasikan empat pilar MPR RI

TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Juru Bicara Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, sempat bertukar video dengan selebritis sekaligus pencinta hewan Irfan Hakim yang memiliki 4,9 juta pengguna YouTube. Ini merupakan kerja sama keempat antara dirinya dan para selebritis untuk mensosialisasikan empat pilar MPR RI bersama kaum muda melalui konten YouTube kanal Bamsoet. Sebelumnya, Bamsoet pernah bekerja sama dengan Raffi Ahmad (Raffi Ahmad), Jessica Iskandar (Jeddah), dan Baim Wong (Baim Wong).

“Bekerja sama dengan selebritis yang sudah banyak followernya adalah cara terbaru mensosialisasikan empat pilar rapat musyawarah (masyarakat Indonesia). Lewat video di Youtube, subscriber ternama dengan jutaan rakyat juga bisa nonton MPR RI Isi pada empat pilar, kerjasama ini juga menunjukkan bahwa para selebritis memiliki kepedulian terhadap negeri dan negaranya. Dunia seni yang terkenal dan glamor, mereka selalu ingin menyiapkan waktu untuk membuat konten tentang empat pilar Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, dan Untuk menyampaikan persatuan seluruh anak bangsa, “kata Bansout di Jakarta, Minggu (12/7/20).

Mantan Presiden Republik Demokratik Rakyat RI menjelaskan bahwa melalui konten Youtube, ia tidak perlu banyak berkumpul di ruang rapat. Masyarakat bisa mendidik Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhineka Tungg. Aika bersosialisasi dengan empat Pilar Musyawarah Rakyat Indonesia melalui YouTube efektif dan bisa menjangkau siapa saja dari mana saja.

“Memahami empat pilar MPR RI tidak lagi seserius seminar atau simposium. Cukup klik untuk melihat konten video di kanal Bamsoet, dan waktu nonton pun berakhir, konten menjadi menarik dan menarik. Ragam, Misalnya Raffi Ahmad Bahas Mobil Listrik, Pertengkaran Jessica Iskandar, Obrolan Baim Wong Santai, Irwin Haki (Irfan Hakim) yang mengurus hewan peliharaan, “Bamsoet menjelaskan. Kemhan FKPPI mengungkapkan bahwa MPR RI memahami bahwa tidak semua lapisan masyarakat menyukai seminar atau simposium. Tidak semua orang menyukai Youtube. Oleh karena itu berbagai media telah diinput. Mulailah dengan seminar, simposium, media sosial seperti YouTube, pagelaran kontes, dan berinteraksi dengan komunitas melalui seni dan budaya.

“Apapun medium yang digunakan, pesan terpenting adalah UUD NRI Pancasila pada tahun 1945. Bansut menyimpulkan:“ Tentara Pembebasan Rakyat dan Bhineka Tunggal Ika sangat berharga bagi negara. kekayaan. Itu harus dipelihara dan dipraktekkan oleh semua anak di negara ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi