Menu Close

MPR RI: Keputusan Presiden untuk mengotorisasi bidang terkait korona adalah benar

Pertemuan Eksekutif TRIBUNNEWS.COM-MPR di Jakarta mengkonfirmasi bahwa sudah sepantasnya kebijakan Presiden Joko Widodo untuk memberikan wewenang pada daerah atau kota untuk menentukan status daerah yang terkait dengan epidemi korona daripada penyitaan. Pemerintah juga diminta untuk tidak terburu-buru mendirikan negara dengan keadaan darurat di Corona.

“Mengidentifikasi peristiwa tidak konvensional (KLB) di tingkat lokal atau kota lebih penting. Langkah-langkah Presiden Jokovi mengeluarkan Keputusan Presiden No. 7 tahun 2020 untuk membentuk tim respon cepat untuk mengelola pandemi Distribusi Corona COVID-19 “Kami pikir ini adalah model praktik yang bermasalah, dan kami pikir itu dipahami dan diterima oleh masyarakat untuk menjaga suasana yang sesuai,” perwakilan Bamsoet (Bamsoet) setelah pertemuan kepemimpinan MPR di Jakarta Pimpinan Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia mengatakan Senin (16/3/20/20). Rapim termasuk Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Arsul Sani, Jazilul Fawaid, Sekretaris MPR RI Ma’ruf Cahyono, dan pejabat lain Sekretaris MPR RI.

Hingga Senin (16/3) pagi, setelah staf medis menemukan 21 pasien baru, jumlah pasien yang didiagnosis positif untuk Covid-19 di Indonesia menjadi 117 pasien. Sebanyak 19 pasien baru ditemukan di Jakarta Pasien, dua lainnya ditemukan di Jawa Tengah. Dengan cara ini, distribusi area atau kota pasien positif Covid-19 tidak meningkat, dan alias tidak berubah, termasuk Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Solo, Bali, Manado dan Pontianak. Hanya ada lima kota di Jawa, dan ada tiga kota di luar Jawa. Menurut jumlah kota di mana pasien Covid-19 didistribusikan, mantan anggota parlemen Indonesia mengumumkan dari 2014 hingga 2019 bahwa keadaan darurat Korona Nasional jelas sudah tidak ada lagi, tidak ada urgensi karena Indonesia memiliki ribuan pulau, yang meliputi 34 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota. Total ada sekitar 84.000 wilayah administrasi (desa, nagari, kelurahan dan pemukiman imigran). “” Dalam konteks Indonesia sebagai negara besar dengan ribuan pulau, ditentukan bahwa keadaan darurat nasional yang disebabkan oleh virus korona (nCoV-19) dapat memiliki konsekuensi yang sangat serius. Tentu saja, semua orang tahu bahwa kondisi kehidupan sebagian besar provinsi, wilayah, kota dan puluhan ribu desa sangat buruk saat ini, yang berbeda dari situasi saat ini bahwa banyak kota-kota besar di Jawa terganggu oleh penyebaran Covid-19, “Bamsoet Katakan:

Rapim MPR RI juga menilai bahwa dengan menentukan darurat nasional Corona, kehidupan yang bermanfaat bagi penduduk di banyak provinsi, daerah dan kota di luar Jawa tidak boleh diguncang karena konsekuensi dari darurat nasional mungkin Hal yang paling penting untuk dihitung atau diprediksi adalah tindakan respons dan respons masyarakat terhadap keadaan darurat. “Oleh karena itu, pembentukan Presiden Jokovy adalah pilihan yang bijak dan bijaksana, dan tidak segera menanggapi rekomendasi WHO mengenai penentuan keadaan darurat. Keadaan darurat nasional,” kata Bamsoet.

Bamsoet Sekali lagi, MPR RI juga akan mengikuti instruksi Presiden sebagai kepala pemerintahan, sehingga karyawan internal bekerja di rumah dari Sekretaris Jenderal MPR RI. Karenanya, mulai Selasa besok (17/3), karyawan MPR RI akan diajak bekerja dari rumah selama 14 hari ke depan.

“Kegiatan-kegiatan dalam kerangka MPR RI, seperti sosialisasi empat pilar MPR RI, dengar pendapat atau rapat-rapat yang melibatkan banyak orang untuk sementara waktu akan ditunda. Namun, kegiatan Sekretariat Jenderal akan dilanjutkan Bamsoet menjelaskan: “Ada peraturan khusus. Ketua MPR RI juga mengenang bahwa semua anggota MPR, yang terdiri dari anggota DPR dan DPD, selalu bersih dan sehat.Selain memberikan disinfektan di setiap lantai, ketua Konsultasi Rakyat Republik Indonesia akan memasang dan mengoperasikan alarm pemantauan termal Sistem ini dapat mendeteksi suhu tubuh manusia dengan cepat dan akurat. Oleh karena itu, suhu anggota, karyawan, dan tamu yang memasuki gedung MPR harus diperiksa secara otomatis.

“MPR RI juga bekerja sama dengan DPR dan DPD RI untuk menyemprotkan bersama di gedung DPR Desinfektan. Bersama-sama untuk mengalahkan dan mencegah Anda, keluarga Anda, dan ‘lingkungan’ menyebarkan virus corona, Bamsoet menyimpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi