Menu Tutup

Fadel Muhammad: Ideologi Pancasila menyatukan Indonesia

Fadel Muhammad, wakil presiden Gorontalo TRIBUNNEWS.COM-MPR, menunjukkan bahwa ideologi masyarakat Indonesia adalah Pancasila. Tanpa Pancasila, sulit mempertahankan eksistensi negara Indonesia. Pancasila adalah ideologi yang dapat mempersatukan Indonesia. Keragaman di Indonesia adalah faktor yang membuat Indonesia membutuhkan Pancasila dan tidak dapat dipisahkan darinya.

Ini menunjukkan hal ini: Di ​​depan para pemimpin desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan penduduk desa Pohe di Kabupaten Hulonthalangi, Gorontalo, mereka berpartisipasi dalam empat pilar MPR RI yang diadakan di Balai Desa Pohe. Kegiatan sosialisasi (28/02/2020). -Fadell selanjutnya mengatakan bahwa hal lain adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Konstitusi sangat penting karena pembentukan dan operasi negara Indonesia adalah karena pengaturan konstitusional. Konstitusi juga merupakan norma untuk kehidupan sosial, etnis dan nasional masyarakat Indonesia. “Rakyat Indonesia dapat melakukan apa saja di negara ini, tetapi harus didasarkan pada konstitusi, bukan hanya apa saja. Dia berkata: “Inilah yang membuat keteraturan nasional Indonesia.

Indonesia juga merupakan negara bersatu yang sangat kuat. Sangat penting untuk menjaga kesatuan terkuat Republik Rakyat Indonesia. Tidak akan pernah ada satu negara pun. Satu di luar Indonesia. Inci tanah .- “Jika kita ingat untuk berangkat dari Timor Timur, kita merasa sedih. Di masa depan, ini seharusnya tidak terjadi lagi, kita harus melanjutkan. Karena ada banyak kemungkinan, seperti berbagai bentuk infiltrasi asing untuk memecah belah Indonesia. Dia mengatakan untuk waspada terhadap hal serupa. -Namun, apa yang harus dipertahankan sebagai anak bangsa adalah untuk menjaga harmoni keanekaragaman. Indonesia dipersatukan dalam keanekaragaman, yang diperlukan. Keragaman Indonesia bukanlah kelemahan, tetapi kekayaan dan kekuatan negara. Pancasila, 1945 “Konstitusi Republik Indonesia”, “Republik Indonesia” dan “Kesatuan dalam Keragaman” keempat aspek ini menyoroti fakta bahwa Fadel Muhammad adalah perusahaan bernama “Indonesia” Landasan kokoh rumah besar. Bukan hanya tanggung jawab negara atau MPR, tetapi tanggung jawab Anda juga rakyat Indonesia. Saya harap setelah mengikuti acara sosial ini, peserta dapat melanjutkan atau terus memahami keempat pilar keluarga dan lingkungan sekitarnya, sehingga kita dapat memahami negara Pemahaman nilai-nilai luhur lebih luas, ” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi