Menu Close

Ibu Presiden Jokovy, Bamsue David Grave meninggal

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Presiden MPR Bambang Soesatyo dan semua keluarga besar MPR RI menyatakan kesedihan mendalam mereka atas kematian ibu Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo. Almarhum adalah sosok yang luar biasa, ia melahirkan seorang anak dan mendapat pendidikan, sehingga Joko Widodo berhasil menjadi pengusaha, walikota, gubernur, dan presiden.

“Mari kita berdoa agar almarhum akan diterima oleh Allah SWT. Tidak hanya keluarga besar Taman Jokovy telah hilang, tetapi seluruh Indonesia juga berduka mendalam untuk itu. Insya Allah, keluarga besar Presiden Joko Widodo Itu tulus, karena kekuatan, kesabaran dan keberanian untuk menerima kepergian almarhum. Bamsoet mengumumkan di Jakarta pada Rabu (25/3/2012) bahwa ia menyatakan belasungkawa, “Hanya Jakarta”.

2014-2019 Mantan Parlemen Republik Indonesia Pembicara itu ingat bahwa sebelum dia menjadi pembicara Parlemen Indonesia dan setelah dia terpilih sebagai presiden RI MPR, dia sering menabur benih jika dia bertemu dengan almarhum secara solo. Dia membangun rumah soliter yang ramah. Dia berdoa agar dia dapat melakukan fungsi yang bermanfaat bagi rakyat Indonesia .

” Almarhum adalah orang yang kuat, rendah hati, sabar dan penuh kasih sayang. Sementara Presiden Joko Widodo masih memikirkan hal ini, ia dihantam oleh berbagai fitnah negatif dari keluarga besar. Bahkan ibunya sendiri adalah korban fitnah, tetapi almarhum tidak pernah ditanyai dan dimaafkan. “-Bamsot berkata.

Wakil Presiden Kamar Dagang Indonesia Indonesia menambahkan: Almarhum masih mengajar anak-anaknya untuk jujur ​​dan penuh kasih sayang. Ibu Chokowi juga mengajar keempat anaknya untuk selalu bersyukur dan membantu satu sama lain.

“Almarhum mengajar anak-anaknya untuk tidak mengambil orang lain yang bukan haknya. Ketika Tuan Chokovi terpilih sebagai presiden, almarhum juga mengingatkan Tuan Chokovi untuk mempertahankan kepercayaan rakyat. Karena, sebagai presiden, Tuan Chokowi telah menjadi milik rakyat Indonesia, “kata Bansuyet:” Bansuyet menambahkan bahwa itu masih merupakan hal baru dalam ingatan Almahumah, oleh karena itu, Kita tidak boleh mengecewakan mereka yang berada dalam kesulitan kita. Negara yang sulit.

– Ketua Konferensi Konsultasi Rakyat Indonesia (MPR) juga mengingatkan generasi muda Indonesia dan semua orang tua, sehingga mereka tidak akan pernah bosan dengan cinta dan perhatian yang diberikan kepada mereka, karena jika orang tua mereka pergi, mereka tidak dapat lagi memperhatikan secara langsung Sudah habis. Hanya berdoa.

“Orang tua mengajari kami segala macam hal dalam kehidupan. Layanan mereka tidak dapat dihentikan. Merawat mereka bukan hanya kewajiban dan kewajiban, tetapi juga menunjukkan seberapa banyak kemanusiaan yang kita miliki.” Ketika saya masih kecil, Presiden Yoko Widodo ( Joko Widodo) memberikan cinta dan perhatian yang besar kepada orang mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi