Menu Close

Sekretariat Jenderal MPR dan BSSN menandatangani nota kesepahaman tentang perlindungan informasi dan transaksi elektronik

TRIBUNNEWS.COM-MPR RI Sekretaris Jenderal Ma’ruf Cahyono, Siber dan Sandi Negara (BSSN) Direktur, Letnan Jenderal Hinsa Siburian (dicetak ulang) menandatangani nota kesepahaman tentang perlindungan informasi dan transaksi elektronik di ruang pertemuan delegasi Nusantara. Jumat (7/10/2020), Senayan, Jakarta, Gedung V, Kompleks MPR / DPR RI. Beberapa pejabat dari tingkat kedua dan ketiga dari Sekretariat Jenderal MPR, Sekretaris Utama BSSN Syahrul Mubarak dan pejabat senior BSSN menghadiri acara tersebut.

Setelah menandatangani nota kesepahaman, tanda tangan elektronik juga dilakukan di tempat yang sama. Siti Fauziah, kepala Kantor Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal MPR, dan Rinaldy, kepala Pusat Sertifikasi Elektronik BSSN, ke Sekretariat Jenderal MPR. – Penerapan sistem e-government. Ini adalah motivasi yang baik untuk sekretariat umum MPR dan BSSN. Sekretariat Jenderal Konferensi Konsultasi Rakyat meminta untuk menentukan keamanan semua komunikasi informasi, komunikasi, dan bahkan transaksi elektronik.

“Mengingat luasnya cakupan fungsi Sekretariat Jenderal sebagai organisasi pendukung Konferensi Permusyawaratan Rakyat, termasuk tanggung jawab konstitusional dari Konferensi Permusyawaratan Rakyat dan tugas-tugas yang diatur dalam Pasal 5, mencapai keamanan sangat penting. Antara lain, MD3 / 2014 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1991 mempromosikan dekrit Konferensi Permusyawaratan Rakyat, Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia pada tahun 1945, Republik Indonesia, persatuan keanekaragaman dan evaluasi sistem konstitusi. Ia mengatakan bahwa BSSN bertanggung jawab untuk memastikan keamanan sistem elektronik. Tugas luar biasa, terutama di dunia maya. Pentingnya kerja sama ini. Selain itu, Maruf Kasyonno menjelaskan bahwa ruang lingkup tugas Sekretariat Jenderal tentu saja akan menghasilkan banyak dokumen negara yang perlu dilindungi. Ditambah dengan dokumen kelembagaan MPR RI, mereka memiliki nilai strategis dan sejarah yang tinggi, misalnya peraturan MPR dan komposisi pemimpin dan anggota MPR dalam periode yang berbeda.

Sistem aplikasi Sekretariat Jenderal MPR adalah untuk mendukung kinerja, Ma’ruf melanjutkan, Ma’ruf juga banyak, dan membutuhkan perlindungan keamanan, termasuk sistem manajemen keuangan, manajemen sosial, tata kelola properti milik negara, dan sistem terbaru dan lengkap adalah “sistem manajemen keinginan masyarakat” dan “bidang IT”, Indonesia Setiap orang (termasuk di luar negeri) dapat menyampaikan keinginan mereka secara real time. Saya berharap bahwa sebagai bagian dari misi Sekretariat Jenderal, BSSN akan dapat melihat dan menganalisis sejauh mana BSSN dapat diamankan. Tentu saja, dari MOU ini, kami Kita semua berharap itu akan membawa prestasi luar biasa bagi kita semua, “katanya. -Pada kesempatan yang sama, Hinsa Siburian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sekretaris Jenderal MPR, yang sangat memperhatikan keamanan dokumen-dokumen penting. Hinsa juga menunjukkan bahwa melalui kerja sama antara Sekretariat MPR dan BSSN, BSSN akan mendukung Sekretariat MPR dalam keamanan informasi dan transaksi elektronik di dunia maya. Dia berkata: “Elektronik. Saya juga berharap kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar dan memiliki dampak yang baik pada sekretariat umum MPR dan BSSN.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi