Menu Close

Bamsoet meminta siswa untuk mengkritik informasi yang menyesatkan

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM – Presiden MPR Indonesia Bambang Soesatyo mendorong sekolah untuk menjadi benteng sains dan selalu memprioritaskan prinsip-prinsip keaksaraan universal. Tujuannya untuk menjadikan siswa tidak hanya peduli dengan memori, tetapi juga memiliki keterampilan berpikir kritis.

“Saat ini, tantangan terbesar yang dihadapi umat manusia, terutama dalam pendidikan, adalah penipuan dan informasi palsu. Penipuan dan informasi palsu tidak hanya terjadi selama pemilihan, tetapi, seperti hari ini, selama pandemi Covid-19,” Pada Sabtu (25/7/21), 68 pecinta alam dari SMA Jakarta menyosialisasikan empat pilar Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia.

Mantan Presiden Indonesia menyatakan bahwa survei yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Koordinasi ke-19 dari Komite Koordinasi ke-19 untuk Manajemen Staf Medis di Indonesia pada tahun 2050 menemukan bahwa 135 staf medis dideportasi dari rumah mereka. 66 staf medis dideportasi, 140 staf medis yang menderita penghinaan karena pekerjaan mereka di rumah sakit Covid-19, staf di sekitarnya menghindari 160 staf medis, dan keluarga mereka menghindari 71 staf medis.

“Tanggapan masyarakat terhadap staf medis tidak dapat dipisahkan dari sejumlah besar informasi dan informasi yang salah menyebar di media sosial, yaitu, staf medis adalah penyebar Covid-19. Masyarakat percaya ini, bukan penyaringan. Ini hampir bersamaan. Materi. Bamsoet menjelaskan: “Saya ingin menerimanya karena saya sudah percaya pada informasi yang menyesatkan.

Kepala Departemen Pertahanan Negara FKPPI menambahkan bahwa informasi yang salah terbaru saat ini tersebar luas di media sosial. Kesalahpahamannya adalah bahwa informasi yang salah menyebutkan penggunaan tembakan senapan panas dari dahi untuk menentukan suhu tubuh, yang dianggap Ini memang berbahaya bagi struktur otak manusia .——————————————————————————————. Pada saat yang sama, ini merupakan peringatan dini bagi para pemangku kepentingan di sektor pendidikan untuk duduk bersama untuk menemukan model pembelajaran yang sesuai dan untuk mendidik kehidupan negara sesuai dengan misi yang ditetapkan oleh pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia pada tahun 1945. , “Bamsoet menyimpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi