Menu Tutup

Sekretariat Jenderal MPR dan BSSN menandatangani nota kesepahaman tentang perlindungan informasi dan transaksi elektronik

TRIBUNNEWS.COM-MPR RI Sekretaris Jenderal Ma’ruf Cahyono, Siber dan Sandi Negara (BSSN) Direktur, Letnan Jenderal Hinsa Siburian (dicetak ulang) menandatangani nota kesepahaman tentang perlindungan informasi dan transaksi elektronik di ruang pertemuan delegasi Nusantara. Jumat (7/10/2020), Gedung V, Gedung MPR / DPR RI, Senayan, Jakarta. Beberapa pejabat dari tingkat kedua dan ketiga dari Sekretariat Jenderal MPR, Sekretaris Utama BSSN Syahrul Mubarak dan pejabat senior BSSN menghadiri acara tersebut.

Setelah menandatangani nota kesepahaman, tanda tangan elektronik juga dilakukan di tempat yang sama. Siti Fauziah, kepala Kantor Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal MPR, dan Rinaldy, kepala Pusat Sertifikasi Elektronik BSSN, diserahkan kepada Sekretariat Jenderal MPR untuk mengimplementasikan sistem e-government. Ini adalah motivasi yang baik untuk sekretariat umum MPR dan BSSN. Sekretariat Jenderal Konferensi Konsultasi Rakyat meminta untuk menentukan keamanan semua komunikasi informasi, komunikasi, dan bahkan transaksi elektronik.

“Mengingat luasnya cakupan fungsi Sekretariat Jenderal sebagai organisasi pendukung Konferensi Permusyawaratan Rakyat, termasuk tugas-tugas konstitusional dari Konferensi Permusyawaratan Rakyat dan tugas-tugas yang diatur dalam Pasal 5, mencapai keamanan merupakan hal yang sangat penting. Antara lain, No. UU MD3 / UU No. 17 mempromosikan “Keputusan Dewan Konsultasi Rakyat”, “Pancasila”, “Konstitusi Republik Indonesia 1945”, “Republik Indonesia”, “Unity of Diversity”, dan mengevaluasi sistem konstitusi Dia mengatakan bahwa meskipun tugas BSSN sangat sulit, terutama di dunia maya, bagaimana memastikan keamanan sistem elektronik.Ini adalah pentingnya kerja sama tersebut.-Selain itu, Direktur Jenderal Ma’ruf Cahyono menjelaskan. Tugas Sekretariat Pasti akan ada banyak dokumen negara yang perlu dilindungi, bersama dengan dokumen lembaga MPR RI, dokumen-dokumen ini memiliki strategi tinggi dan nilai-nilai hukum seperti peraturan MPR dan komposisi ketua MPR dan anggota dalam periode yang berbeda. — -Sistem aplikasi Sekretariat MPR mendukung kinerja. Ma’ruf melanjutkan, ada banyak Ma’ruf, yang membutuhkan perlindungan keamanan, termasuk sistem manajemen keuangan, manajemen sosial, tata kelola properti nasional, dan sistem terbaru dan lengkap adalah manajemen keinginan masyarakat Di bidang sistem dan IT, semua orang di Indonesia (termasuk di luar negeri) dapat menyampaikan keinginannya secara real time. Saya berharap bahwa sebagai bagian dari misi Sekretariat Jenderal, BSSN akan dapat melihat dan menganalisis tingkat keamanan yang dapat dilindungi BSSN. Tentu saja, dari Dalam MoU ini, kita semua berharap itu akan membawa prestasi luar biasa bagi kita semua, “katanya. -Pada kesempatan yang sama, Hinsa Siburian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sekretaris Jenderal MPR, yang sangat memperhatikan keamanan dokumen-dokumen penting. Hinsa juga menunjukkan bahwa melalui kerja sama antara Sekretariat MPR dan BSSN, BSSN akan mendukung Sekretariat MPR dalam keamanan informasi dan transaksi elektronik di dunia maya. Dia berkata: “Elektronik. Saya juga berharap kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar dan memiliki dampak yang baik pada sekretariat umum MPR dan BSSN.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi