Menu Tutup

Bamsoet mengajak KAHMI untuk mensosialisasikan empat pilar MPR RI

TRIBUNNEWS.COM-Ketua MPR Bambang Soesatyo mengungkapkan sikap Persatuan Alumni Tentara Mahasiswa Islam (KAHMI) dan MPR RI dan Wakil Ketua RI Keenam Try Sutrisno (Perhimpunan Veteran Indonesia), Asosiasi Pensiunan (PPAD), Legrand Administrasi Umum Nadratul Urama (PBNU) dan organisasi sosial lainnya yang menganggap Pancasila sebagai ideologi nasional tidak diatur dengan baik oleh hukum. Atas dasar itulah maka “RUU Ideologi Pancasila” (RUU HIP) tidak perlu terus dibicarakan, karena hanya akan menimbulkan banyak kontroversi dalam kehidupan berbangsa.

“Yang perlu diatur adalah manajemen teknis Pancasila, yang dipimpin oleh dewan Komite Pengembangan Ideologis (BPIP) Pancasila.” Karena itu, yang diperlukan adalah payung hukum BPIP, bukan UU HIP. Presiden Joko Widodo juga menyatakan pada pertemuan dengan para pemimpin MPR Indonesia pekan lalu bahwa pemerintah telah menginstruksikan Menkopulhukam Mahfud MD untuk “meninjau RUU selimut BPIP,” kata Bamsoet. Dalam sambutan para pemimpin KAHMI, dalam lokakarya ketua Konferensi Konsultasi Rakyat Indonesia, Jakarta, Selasa (14/7/2014) mantan pembicara Parlemen Republik Indonesia juga mengundang Kami (KAHMI) dari kader yang tersebar di berbagai daerah. ) Untuk dapat memperkuat kerja sama dengan MPR RI untuk menyebarluaskan empat pilar Konferensi Konsultasi Rakyat Indonesia. Dukungan KAHMI akan semakin memperkuat dukungan organisasi keagamaan untuk memperkuat persatuan nasional, dukungan ini terkumpul dalam empat pilar MPR RI.

“KAHMI kini tengah membangun ruang lingkup amal niaga melalui perguruan tinggi digital, saluran TV, dan situs komersial online, yang merupakan wujud nyata KAHMI. Saat mengimplementasikan nilai Pancasila di bawah empat pilar MPR di Indonesia, MPR RI dan KAHMI Sinergi tambahan antara keduanya harus membuat banyak kemajuan dalam pelaksanaan empat pilar MPR RI.Bursoet mengatakan bahwa ini tidak boleh terbatas pada seminar atau simposium, tetapi harus memiliki kreativitas “out of the box” lainnya. Indonesia bukanlah negara satu orang, bukan negara kelompok. Tetapi status semua orang “. Hal ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong merupakan muatan penting dari bangsa dan pembangunan bangsa. -” Empat Pilar Musyawarah Rakyat Indonesia antara lain Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika , Ini adalah titik pertemuan, titik jangkar dan tujuan Indonesia. Sebagai sebuah negara dan negara, Indonesia akan menjamin keberadaannya setiap saat, tidak akan terbagi, dan tidak akan kehilangan waktu “, Bamsoet menyimpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi