Menu Close

Bamsoet menjadi tuan rumah lomba tembak MPR Piala Presiden Indonesia

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, akan menggelar lomba tembak untuk memperebutkan Piala Presiden MPR RI yang merupakan pemegang lisensi khusus senjata pencak silat. Pada saat yang sama, selenggarakan seminar untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya mematuhi peraturan dan prosedur senjata api. – “Memiliki senjata bukanlah kacamata, juga bukan kejahatan. Itu untuk melindungi diri sendiri. Ini berbeda dengan negara lain di dunia seperti Amerika Serikat yang merdeka. Perdagangan senjata, kepemilikan senjata.” Senjata di Indonesia dikontrol ketat oleh kepala suku. “, 18 tahun 2015 Tidak. Peraturan Polisi dikeluarkan. Setelah aturan itu dikeluarkan, pada 2015 Polda Metro Jaya mencabut 1.428 senjata ilegal dari masyarakat sipil. Senin (27/7/20) Ketua Musyawarah Permusyawaratan Rakyat Indonesia Anom Reksodirodjo dan Hendra Tanu.

Sebagai ketua PERIKSHA, Bamsoet mengandalkan Niti Gasti Paristut i atau Fast, Righ T and Wise tahun 2015 Peraturan Umum Polri Nomor 18 menjelaskan bahwa masyarakat sipil dapat memiliki tiga jenis senjata yang memenuhi syarat. Gas air mata terbakar. Untuk peluru tajam hanya tersedia 12 senjata GA dan pistol kaliber 22,25 dan 32. Peluru karet dan peluru gas dibatasi hingga peluru kaliber 9mm. – “PERIKSHA berkewajiban untuk memberikan pengetahuan, saran dan panduan kepada pemilik lisensi senjata bela diri khusus agar tidak melanggar aturan dan mematuhi aturan. Pemilik juga harus memiliki kemampuan atau kemampuan untuk menguasai penggunaan senjata bela diri dan mengetahui prosedur untuk menggunakan senjata. Agar tidak membahayakan diri sendiri atau orang lain. “Mantan ketua Komite Ketiga Dewan Perwakilan Rakyat yang bertanggung jawab untuk urusan hukum dan keamanan dan mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia juga mendorong Badan Intelijen dan Keamanan (Intelkam) untuk memperbarui data terbaru tentang jumlah senjata dengan izin khusus. Seni bela diri Indonesia. Pada saat yang sama, menindak pedagang ilegal yang menggunakan senjata ilegal. Untuk dapat memerangi penjahat yang menyalahgunakan kasus senjata dan pamer.

“Proliferasi perdagangan senjata api ilegal tidak boleh seperti peredaran narkoba. Selain disalahgunakan untuk mengancam keselamatan warga, kelompok separatis,” kelompok kriminal terorganisir dan penjahat “juga dapat menggunakan perdagangan senjata api ilegal. Oleh karena itu, Polisi harus mengambil tindakan tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi