Menu Close

Perlu adanya koordinasi sosial dan pemerintah untuk mengurangi pandemi

TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia (MPR) menyerukan tindakan disipliner terhadap masyarakat untuk mematuhi kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di daerahnya masing-masing. Untuk pelaksanaan PSBB, kepercayaan pemerintah juga diperlukan. Rerie mengatakan, saat PSBB diberlakukan di Jawa Timur, dalam sambutannya, Minggu (3/5), dalam sambutannya mengatakan masih ada industri padat karya yang beroperasi dan sudah mendapat masukan dari kementerian terkait. Sayangnya, Rerie menjelaskan kepatuhan terhadap kesepakatan tanggap Covid-19 sangat rendah.

“Penyandang status PDP tetap bekerja di pabrik. Akibatnya banyak karyawan perusahaan dinyatakan positif Covid-19 dan menutup pabrik beberapa hari setelah dua karyawan dinyatakan positif Covid-19 meninggal,” tambahnya.

Dalam kejadian serupa, seorang anggota parlemen dari partai NasDem menambahkan bahwa ia juga menjangkau perusahaan dengan industri serupa di Amerika Serikat. Ia menyatakan: “Untuk virus korona, pabrik ditutup sementara pada 20 Maret.“ Namun otoritas pusat terkait malah memberikan nasehat operasional. ”Ia mengatakan berdasarkan kejadian ini, Ruili berharap semua pihak, baik pemerintah, Industri dan pekerja bisa memahami ancaman serius Covid-19 bagi kehidupan banyak orang.

Dalam pidato pemerintah tentang pelonggaran regulasi PSBB, saya mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dan memperhatikan semua aspek.

“Oleh karena itu, jika karena alasan tertentu, pihak-pihak yang ingin mengeluarkan pengecualian atau berencana untuk melonggarkan aturan PSBB tertentu karena beberapa alasan, mohon pertimbangkan dampaknya secara keseluruhan,” kata Rerie.

Menurut Konsultasi Rakyat Indonesia Wapres menyampaikan bahwa konferensi menyerap keinginan masyarakat dan daerah memakan waktu lama dalam merespon negara terhadap Covid -19.

Rerie menilai penerapan PSBB yang terlalu lama juga dapat mempengaruhi kecenderungan psikologi masyarakat. Jangan mengikuti banyak protokol kesehatan untuk menghadapi wabah Covid-19. Dalam masyarakat yang disiplin, saya yakin wabah Covid-19 bisa segera berakhir. Sebaliknya, jika masyarakat dan pemerintah masih mencari alasan untuk melonggarkan regulasi PSBB, saya ragu. Akankah situasi ini selesai, ”ujarnya – Rerie mengatakan masyarakat harus terus mematuhi aturan PSBB hingga ia menambahkan bahwa pada saat yang sama, pemerintah daerah harus secara sistematis mensosialisasikan kebijakan dan menerapkannya bagi yang melanggar aturan PSBB. Sanksi yang tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi