Menu Close

Bamsoet sekali lagi membantu guru Alquran dan Majelis Ta’lim

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Musyawarah Musyawarah Rakyat Indonesia, GERAK BS, dan relawan 4 pilar kembali menawarkan diri kepada para guru dan pimpinan yang membacakan Panitia Ta’lim Bantuan kemanusiaan. Sejak berdiri pada akhir tahun 2019 lalu, GERAK BS dan 4 relawan Pilar telah banyak melakukan kegiatan bakti sosial. Dari penanganan korban banjir di DKI Jakarta, hingga kini membantu pemerintah memperkuat jaring pengaman kerja bagi warga terdampak Covid-19.

“Ini adalah kedua kalinya kami memberikan bantuan kemanusiaan kepada para guru ngaji dan para pemuka agama. Karenanya, setiap hari, mereka membantu kami semua lebih dekat dengan Allah SWT melalui kegiatan pengajian. Jika sekarang kami adalah” kami membantu melalui kegiatan sosial Umatnya “, itu salah. Saat kita berdoa bersama agar wabah Covid-19 segera berlalu. Dengan begitu, kegiatan keagamaan dan pengajian bisa diremajakan.

Dijelaskan mantan presiden DPR RI Dikatakan bahwa sejak diberlakukannya pembatasan sosial skala besar (PSBB) di DKI Jakarta pada tanggal 10 April 2020, bukan berarti kegiatan sosial GERAK BS telah terhenti, sebaliknya justru meningkat, dan tentunya selalu diperhatikan saat meminjam Kesepakatan sanitasi yang berlaku .

“Peningkatan kegiatan sosial GERAK BS hanya karena pendapatan dan pendapatan banyak orang membutuhkan bantuan. Pasca pelaksanaan PSBB, kegiatan ekonomi terhenti dan bantuan diberikan kepada berbagai kelompok masyarakat, antara lain tukang ojek, tukang ojek, tukang ojek, guru pengajian, guru agama dan ustazza, Tali. Pimpinan Majelis Muslim, pengurus masjid, artis, dan janda Kuomintang Indonesia berkata kepada para veteran pejuang kemerdekaan Indonesia: “Kata Ban Suet. Wakil Presiden Umon Pemuda Pancasila menambahkan, Meski wabah Covid-19 sudah usai, GERAK BS akan tetap eksis dalam kehidupan masyarakat. Terutama digunakan sebagai wadah untuk menstimulasi semangat gotong royong antar warga. Karena kemapanan negara ini, baik partai maupun pemerintah tidak bisa menyelesaikannya sendiri. – — “Warga negara dituntut untuk berpartisipasi dalam semua aspek pembangunan nasional. GERAKBS berkomitmen untuk kegiatan sosial dan berkomitmen untuk mempromosikan persatuan. Bangsa Indonesia selalu menjunjung tinggi semangat gotong royong yang diwarisi oleh para pendiri bangsa. Kita bukanlah negara yang individualistis, apalagi egois, melainkan negara yang majemuk dengan Pancasila. Ciri utamanya adalah kesetiaan untuk membantu sesama, “Bamsoet menyimpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi