Menu Tutup

Bamsoet mendorong NU dan Muhammadiyah untuk memiliki saham di Bank Muamalat

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, mendorong Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, dua ormas Islam terbesar di Indonesia, untuk mengambil kembali kepemilikan sahamnya di Bank Muamalat.

Dengan cara ini, Anda dapat sepenuhnya mengontrol kedaulatan bank syariah pertama di Indonesia. Di tangan Umma, di tangan anak bangsa. Selain menyelamatkan berbagai masalah yang terus dihadapi Mohammed Bank. Rasio dana bermasalah atau total NPF bersih meningkat dari 3,87% menjadi 5,22%, rasio netto nasional yang paling disukai meningkat dari 2,58% menjadi 4%, dan rasio kecukupan modal meningkat dari 2,58% menjadi 4%. Itu naik dari 12,34% menjadi 12,4%. Bamsoet mengatakan pada resepsi yang diadakan oleh Kantor Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia di Jakarta, Rabu (29/7/20) di PPSI Bank Muamalat. Amir, Suyatno Direksi, Menteri Keuangan Andre Hartawan dan Sekretaris Ahmad Sehu Ibrahim .— – Mantan Ketua MPR ini juga menegaskan bahwa ringkasan hasil audit IAEA semester 2019 (IHPS) II Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak memenuhi ketentuan mengenai fungsi pengawasan ketujuh bank tersebut. Salah satunya adalah Banque Muamalat. Hingga tahun 2019, status regulasi Bank Muamarat belum bisa mencerminkan keadaan sebenarnya. Untuk itu, kami kembali mengingatkan Partai Keadilan dan Pembangunan Jepang untuk menjalankan misinya dengan serius agar tekanan untuk mengevaluasi dan membubarkan badan tersebut tidak meningkat, ‚ÄĚkata Bamsoet. Langkah pertama penyelamatan akan dilakukan pada 31 Agustus 2020. PPSI Bank Muamalat yang menyambut lebih dari 8.000 pemegang saham minoritas lokal dalam RUPSnya, dapat mendorong para pengelola Bank Muamalat untuk melakukan investigasi dan audit dengan tujuan khusus untuk mengetahui lebih jauh tentang situasi Bank Muamalat.Selain itu, pemegang saham minoritas diundang untuk mengirimkan komisaris independen. — “Dalam rangka menindaklanjuti hasil rekapitulasi BPK dan berbagai permasalahan Bank Muamarat lainnya, PPSI dapat melakukan audiensi dengan Panitia XI DPR RI sebagai mitranya. BPK dan OJK. Oleh karena itu, pada tanggal sebelas, komite OJK dan BPK dapat membahas lebih lanjut situasi Bank Muamarat. Reputasi Bank Muammarat di mata masyarakat masih sangat baik. “Solvepitia dalam bentuk kepemilikan aset juga selalu bagus. Kalau tidak dikelola dengan baik, Uma akan menderita.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi