Menu Tutup

Cluster Covid-19 baru Pondok Gontor 2, Gus Jazil dorong quick test gratis Santri

Wakil Ketua TRIBUNNEWS.COM-MPR Jazilul Fawaid mengaku kecewa dengan sikap Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni yang mengecam santri yang kembali ke pondok pesantren Ponorogo karena tidak melengkapi diri dengan ijazah quick test. -Jazilul Fawaid memahami bahwa aturan Reog mengharuskan siswa untuk kembali ke kota di mana siswa harus dilengkapi dengan sertifikat tes cepat. ).

Menurut Wakil Ketua PKB, bagi orang tua Santri, tidak mudah atau murah untuk segera menguji anaknya. Baca: Sekjen Musyawarah Rakyat dan BSSN Tandatangani Nota Kesepahaman tentang Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik-Jazilul Fawaid alias Gus Jazil berani bilang, karena tahu 3 keponakan yang kuliah di Pondok Pesantren Gontor itu wajib. Pembayarannya quick test dan pembayaran rombongan bus juga butuh bantuan santri, katanya santri harus diberi bantuan, tunjangan, bahkan kebebasan untuk quick test-ini yang dikatakan Gus Jazil, dia tidak mengarangnya karena di Covid Selama pandemi -19, pendapatan ri para wali (orang tua) mengalami penurunan. Sebaliknya, jika tes cepat diperlukan atas biaya sendiri, biaya anak-anak akan meningkat.

“Jangan membicarakan kebutuhan lain seperti buku dan seragam Dan Ongkos Asrama “, a- katanya. -Baca: Mendes PDTT Disebut Dokter Kehormatan Kausa, Ini Informasi Jazilul Fawaid-Koordinator Nasional Kepulauan Mengaji sudah ikut tes membantu mahasiswa, yang kemungkinan besar karena anggaran yang ada saat ini. Daya serap di Kementerian Kesehatan dan Biro Kesehatan masih rendah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi