Menu Tutup

Wakil Ketua Musyawarah Rakyat meminta pemerintah untuk serius membantu UMKM di tengah pandemi

Fadel Muhammad, Wakil Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR, mengimbau pemerintah serius membantu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Memang peserta UMMK paling banyak terkena pandemi Covid-19.

“UMKM paling parah terkena pandemi Covid-19, dan akan sangat cepat. Oleh karena itu, usaha kecil dan menengah harus digalakkan karena di industrinya memiliki tenaga kerja ratusan juta. Fadel Muhammad, Jumat (12 Desember 2020) Siaran pers Jakarta menyatakan bahwa dengan membantu usaha kecil dan menengah, pemerintah dapat menyelamatkan dan memulihkan perekonomian nasional, terutama dengan menjaga stabilitas sektor keuangan. – Ia mengatakan bahwa langkah stimulus pemerintah untuk mendukung usaha kecil dan mikro, pengusaha dan pekerja adalah Bagus. Namun, implementasi di lapangan perlu ditingkatkan. Selain itu, data aktual mengenai langkah-langkah stimulus yang dibutuhkan lebih besar dari angka pemerintah.

“Meski implementasinya masih lambat, langkah-langkah stimulus semakin baik. Angka stimulus (kebutuhan) masih jauh lebih tinggi daripada angka stimulus. Menteri Kelautan dan Perikanan Susilo Bambang Yudhoyono (Susilo Bambang Yudhoyono) mengatakan pemerintah — jika usaha kecil dan menengah tidak didirikan, perekonomian akan terpuruk dan lebih banyak pekerja yang di-PHK atau di-PHK. Fadel Muhammad melanjutkan, butuh waktu lama sebelum wabah Covid-19 merebak karena semua sektor terkena pandemi. “Untuk itu diperlukan stimulus yang kuat untuk mendukung omset UMKM,” ujarnya. -Fadel meyakini karena UMKM menopang perekonomian nasional dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, pemerintah harus memprioritaskan UMKM daripada pengusaha besar, dengan membantu UMKM perekonomian akan membaik dan tingkat pengangguran akan turun. Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia: Bantuan harus diberikan kepada staf medis- “Di sini, pemerintah harus melaksanakan pinjaman bank dan tindakan keringanan pajak dengan tepat sehingga UMKM dapat berjalan tanpa PHK permanen. Jika membantu UMKM, pengangguran Tarifnya akan turun, “katanya.

Menurut pernyataan mantan Gubernur Gorontalo selama dua periode tersebut, salah satu indikator buruknya realisasi kredit UMKM yang direstrukturisasi adalah persyaratan kualitas kredit saat ini sebelum Covid-19. Yang mengajukan reorganisasi kredit sebenarnya adalah seorang debitur yang menunjukkan gejala kecemasan atau ketidakmampuan membayar kembali bunga dan pokok pinjaman.

Dari sisi pengelolaan likuiditas bank, jika 50% dari total kredit yang beredar perlu direstrukturisasi, nilainya mencapai Rp 2,770 triliun – selama enam bulan terhitung sejak Mei 2020, bank akan memperoleh pendapatan bunga p Likuiditas, dengan asumsi bunga 1% bulanan akan terganggu atau hilang, jumlahnya 166,2 triliun dolar AS. Mengingat total kebijakan subsidi bunga baru mencapai 34,2 triliun dolar AS, kami akan bekerja keras menjaga likuiditas perbankan.

Baca: Dengan menghadiri rapat paripurna Partai Golkar MPR, Airlangga Hartarto Mengimbau Kader Bantu Anak Muda-Pemerintah menyambut baik dukungan pemerintah untuk restrukturisasi melalui subsidi suku bunga pinjaman dan penyertaan modal masyarakat untuk menjaga likuiditas perbankan. Bank pelaksana adalah bank yang akan mendapat bantuan likuiditas. Padahal, dari sisi pengelolaan likuiditas, ketika bank meminta bantuan likuiditas, kesehatan bank akan terganggu atau menunjukkan gejala tidak sehat, ”ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi