Menu Tutup

Gelandang Persita Tangerang berusia 21 tahun ini merasa aneh karena sudah tiga bulan tidak merumput

Reporter WARTAKOTALIVE.COM Laporan Rafsanzani Simanjorang-TANGERANG, TRIBUNNEWS.COM-Biasanya hanya ada dua alasan mengapa pemain sepak bola tidak mengikuti pertandingan dalam waktu yang lama, pertama karena cedera, dan kedua, federasi sepak bola tempat mereka berpartisipasi dalam pertandingan mendapat hukuman mati. Itu adalah periode waktu yang dilakukan oleh Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

Namun, pandemi Covid-19 tahun ini telah ditambahkan ke daftar liburan pemain dan bahkan mengurangi ruang bagi pemain untuk meninggalkan rumah.

Pandemi Covid-19 juga memasuki pekan ketiga pertandingan Ligue 1 Indonesia dan harus ditunda.

Selama tiga bulan, para pemain tidak pernah merasakan atmosfer di lapangan hijau lagi. Tentunya setiap pemain memiliki perasaan yang aneh. Misalnya, Adittia Gigis, gelandang berusia 21 tahun asal Persita Tangerang, pernah mengatakan harus bersabar dengan keadaan saat ini.

“Ini pertama kali dalam seluruh karir saya ya? Saya sudah tidak asing lagi dengan situasi ini,” ujarnya kepada Warta Kota, Rabu malam (17 Juni 2020). Meski sempat tertunda 3 bulan, gelandang No. 21 itu mengaku tidak mengalami tekanan atau kesulitan dalam permainan psikologis.

Ia mengaku, “Ia sangat ikhlas dengan situasi tersebut dan berharap pandemi Covid-19 segera berlalu. Di saat yang sama, Aditya sendiri mengaku sangat merasakan kemajuan Kejuaraan Biru Dunia. Puas, hal ini memberi harapan bahwa pertandingan sepak bola Indonesia bisa membawa harapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi