Menu Tutup

Terkait pemotongan gaji pelatih klub Ligue 1, APSSI memberikan tiga detail

Wartawan Tribunnews.com Jakarta Abdul Majid (Abdul Majid) melaporkan-Pemilik klub Liga 1 2020 sudah memberikan nasehat kepada PSSI agar bisa melakukan negosiasi ulang gaji pemain dan pelatih sebelum melanjutkan La Liga 1 Januari 2020. hari. PSSI melakukan negosiasi ulang dengan menurunkan gaji pelatih menjadi 50%.

Namun, Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia (APSSI) tidak serta merta menyetujui hal tersebut.

Baca: Ingin Bermain di Indonesia, Kiper Eropa Ini Beri Kata Sandi Persib Bandung?

Baca: Ketidaksetujuan dengan Haruna, Rahmad Darmawan: Saya Harus Penuhi Keinginan Pelatih Lain

Baca: PSSI Bilang Lanjutkan Aliansi di Pandemi Covid-19 atau Langkah Putus Asa? – “Pertama-tama, semua permintaan pemilik klub ke PSSI diteruskan kepada kami. Mereka meminta pemotongan gaji 50%, yaitu pemotongan gaji. Kami tidak langsung mengiyakan. Kami minta waktu dan Exco (APSSI). 6/4/2020) kata dalam zoom meeting.

Setelah internal meeting, APSSI melakukan counter offer kepada klub-klub La Liga 1. Pada dasarnya mereka tidak bisa mengalahkan semua pelatih secara setara, dan bisa saja menguranginya hingga 50%. –Menurut besaran APSSI, gaji Pembina dikurangi 50% dan tiga bagian 25%, sampai tidak ada pemotongan.

“Kami yakin tidak semua gaji bisa diturunkan 50%. Kami memberikan tiga standar PSSI, ”kata Jane.

“ Pertama-tama kami menggunakan benchmark sebagai patokan, yaitu diskon 50%, diskon 25%, dan nilai kontrak tidak ada. Jadi nilai benchmark kami hanya Tentukan diskon, “

” Jika kontrak melebihi 600 juta, maka pelatih atau staf dapat dikurangi hingga 50%, kami setuju untuk mengurangi, tetapi jika kontrak lebih besar dari 300 juta dan kurang dari 600 juta, gajinya dikurangi 25%. Kemudian , Harus bayar penuh kurang dari US $ 300 juta. Ini rekomendasi kami ke PSSI, “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi