Menu Tutup

Karena ketatnya TC, pemain Timnas U-16 Indonesia tidak diperbolehkan keluar lapangan

TRIBUNNEWS.COM-Pelatih timnas U-16 U-16 Indonesia Bima Sakti (Bima Sakti) mengatakan, para pemain saat ini memang mengikuti aturan kesehatan yang sangat ketat.

Atlet dan ofisial Timnas Indonesia U-16 harus menerapkan sejumlah regulasi agar bisa terbangun dari infeksi COVID-19 meski agar tetap tertinggal.

Tidak hanya para atlet, para pembina dan ofisial tim Timnas U-16 Indonesia juga harus menerapkan prosedur kebersihan yang ketat. Dalam pertemuan TC ke-16, untuk mengaplikasikan filosofi sepakbola Indonesia, Bima Sakti harus memperkenalkan kembali Filanesia.

Baca: Timnas U-16 Indonesia punya lift khusus yang disemprot disinfektan dan mulai turun di sembarang tempat. -Membaca: PSSI menyediakan ruang isolasi khusus untuk pemain. Timnas U-16 yang responsif terhadap Covid-19

thread esia adalah filosofi persepakbolaan Indonesia, dan selama ini menjadi simbol pertarungan merah putih. Tim .

Saat pers, Bima Sakti mengatakan pada pertemuan timnas Indonesia U-16 melalui aplikasi Zoom bahwa selama sesi latihan, para pemain menjaga jarak satu sama lain sehingga mereka Mampu berlatih dengan nyaman.

Bima Sakti juga menjelaskan bahwa latihan saat ini di seksi D masih tergolong ringan, karena ia tidak terlalu banyak melatih bola.

Rencana latihan lebih intens untuk para pemain di minggu kedua .

Bacaan: Suasana Awal TC Timnas Indonesia U-16: Pemain Jaga Jarak Saat Makan dan Duduk di Bus — – “Kami mulai berlatih pada hari Senin. Ini perkenalan lagi oleh Filanesia. Untuk latihan, berbeda karena menggunakan sistem jarak. Mereka membagi menjadi dua dan menjaga jarak.

” Tubuh mereka Situasi terus berkembang, dan kami beradaptasi dengan pelatihan pertama minggu ini. Kami akan melihat perbedaannya dari awal minggu kedua, ”ujarnya dalam jumpa pers yang juga dihadiri Bolasport .com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi