Menu Tutup

Pelatih Persib mempertanyakan hak PSSI mengadopsi kebijakan pengurangan gaji pemain

TRIBUNNEWS.COM-Pelatih Persib Bandung Robert Alberts mempertanyakan hak PSSI merekomendasikan klub untuk memangkas gaji pemain dan pelatihnya saat pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19 secara langsung berdampak pada keberlangsungan pertandingan sepak bola Brasil di Indonesia. -Selain menghentikan permainan, epidemi juga mempengaruhi situasi keuangan banyak klub.

PSSI kemudian mengeluarkan kebijakan yang memungkinkan klub untuk menurunkan gaji pemain dan pelatih hingga 50% atau setidaknya Upah Minimum Regional (UMR). -Politik kemudian menimbulkan kontroversi tersendiri.

Arema FC menjadi klub yang paling terpengaruh karena pelatih kepala Mario Gomez memutuskan mundur karena tidak mendapat potongan gaji.

Setelah asistennya Marcos Gonzales dan Mario Gomez (Mario Gomez) memutuskan untuk meninggalkan tim Singo Edan, pilar asing Jonathan Bauman membuat keputusan.

Kebijakan PSSI mengundang pertanyaan dari pelatih Persib Bandung Robert Alberts. Ahli taktik Belanda percaya bahwa PSSI sebenarnya tidak berhak untuk campur tangan dalam kebijakan yang menurunkan gaji pemain dan pelatih.

Hal ini sesuai dengan kritik dari Asosiasi Internasional Pemain Sepak Bola Profesional FIFPro. Anggaplah PSSI adalah aliansi yang tidak mengganggu urusan internal klub dan anggotanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi