Menu Tutup

Almarhum Satia Bagdja di mata Mayang ZP: Bagi saya, dia adalah pelatih terbaik

Reporter Tribunnews.com Abdul Majid melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemain sepak bola Indonesia Mayang ZP mengatakan, kematian pelatih Satia Bagdja Ijatna mengejutkan dan kehilangannya. Persija Putri mengaku tidak pernah melupakan jasa Satia Bagdja.

Apalagi saat membela timnas putri Indonesia untuk Asian Games 2018 , Satia Bagdja adalah pelatih kepala. Bagdja adalah pelatih yang peduli dengan pemainnya.

Dia juga berpikir bahwa orang mati adalah pelatih terbaik dalam karir sepak bolanya. — “Ketika saya berlatih dengan pelatih Satia Bagdja, Pelatih Satya adalah orang yang sangat baik. Kemarin di tim nasional, saya mendapat banyak pengetahuan dari pelatih. Dia orang yang sangat berhati-hati, bagi saya Apakah pelatih terbaik, ”kata Mayang ZP saat dihubungi Tribunnews, Selasa (4/8/2020).

Selain itu, pemain berusia 27 tahun itu juga mengatakan bahwa ketika Satia Bagdja satia Bagdja (Satia Bagdja) sering membawa motivasi kepada para pemain dan Mayang ZP, bahkan ada kabar yang mengatakan bahwa dia tidak pernah melakukannya. lupa.

“Pelatih Satya tidak hanya berbicara tentang sepak bola yang dia ajarkan, tetapi juga memberikan saran untuk masa depan saya. Dia menyimpulkan:” kata Ma Yang. Lupakan pelatih, katanya Anda seharusnya tidak hanya bermain sepak bola, tetapi juga melakukan sepak bola semacam ini untuk mendukung kehidupan dan masa depan Anda. “

Seperti kita ketahui bersama, Satia Bagdja meninggal dunia pada Senin malam (8 Maret 2020) karena sakit.

Hari ini, almarhum dimakamkan dalam operasi Covid-19 Karena hasil swab test belum keluar dari rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi