Menu Close

Dia mengatakan bahwa pemain Bhayangkara FC tidak pernah menerima kartu merah, seringkali kartu kuning.

Reporter: WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Sebagai gelandang bertahan, Teuku Muhammad Ichsan tidak diragukan lagi bertanggung jawab untuk menghentikan pelanggaran lawan.

Tidak hanya menghadapi tanggal 19, itu sering mencegah gerakan penyelenggara dari pihak lain. -Tidak heran apakah pemain berusia 22 tahun ini memiliki kolektor kartu kuning sendiri untuk menghentikan pelanggaran lawan. Muhammad Ichsan (Muhammad Ichsan) mengatakan bahwa poin ini juga diakui oleh Iqisang dalam siaran langsung Super Ball di Instagram, Jumat (3/7/2020).

Menurut penelitian “City News”, musim lalu pada tahun 2019, Mohamed Iqsang mengumpulkan tujuh kartu kuning.

Selama musim 2020, Muhammad Iqsang segera menambahkan koleksi kartu kuningnya melawan Persiraja Banda Aceh dan Persik Kediri dalam dua pertandingan pertama Ligue 1 di Indonesia.

Koleksi Mohamed Iqisang akan meningkat atau tidak. Pada bulan Oktober tahun depan, terus memainkan permainan Indonesia Ligue 1, Anda akan tahu berapa banyak kartu kuning.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi