Menu Tutup

Bhayangkara FC vs Persija Jakarta: penggemar tidak dapat berpartisipasi di panggung mana pun

Laporan oleh TribunJakarta.com reporter Wahyu Septiana-Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pelatih Persija Jakarta Sergio Farias terkejut dengan peraturan yang dikeluarkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), yang menunda minggu kedua pertandingan melawan Persebaya Surabaya. PT LIB terpaksa melaporkan karena dia tidak mendapatkan izin kerumunan polisi untuk mencegah penyebaran virus corona.

Selain itu, Persia akan menghadapi pertandingan terdekat Klub Sepakbola Bayankara tanpa ancaman penonton. (14/3/2020) dan bermain di markas Bayankara Football Club. Menurut Farias, pihaknya bingung soal keputusan yang diambil PT LIB.

Karena di pusat perbelanjaan dan tempat hiburan, masih ada banyak orang yang berkeliaran tanpa larangan. – “Sekarang kompetisi di dunia dibatasi dan tidak boleh ada penonton. Namun, ketika saya berbelanja di mal dan outlet, selalu ada banyak orang yang tidak tahu dan berkata,” Tidak, tidak “Senin (03/3) 09/2020) Mes Persija di Jakarta timur. Menurut Farias, jika aturan diterapkan pada sepakbola, pusat-pusat lain harus diikuti. Farias mengatakan: “Bukan orang yang damai atau bepergian. Pelatih berusia 52 tahun itu terkejut bahwa aturan itu hanya berlaku untuk sepak bola.

“Tapi mengapa itu tidak ada di stadion tetapi tidak ada penonton? Terima kasih, Centercom. Masih banyak orang, “kata mantan pelatih Pohang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi