Menu Tutup

Marko Simic menyatakan bahwa ia masih berkomunikasi virtual dengan pemain Jakarta (Persija) lainnya

Laporan dari Wahyu Septiana, seorang reporter dari TribunJakarta.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM di Jakarta – Setelah hampir dua bulan pertemuan tatap muka, peserta Persija Jakarta merasa perlu segera berkumpul dan memulai kembali bisnis mereka.

Tim Penganwa Macan Kemayoran bertemu untuk terakhir kalinya dalam pertandingan selam melawan Bhayangkara FC pada 14 Maret 2020.

Setelah pertandingan, karena Covid, para pemain Persija Jakarta dibebaskan dari pelatihan dan permainan-19 tahun pandemi.

Striker asing Persija Marko Simic mengatakan bahwa pada saat itu ia terus berkomunikasi dengan rekan setimnya dan staf pelatih.

Namun, Simic berharap bahwa semua orang akan bersatu dan bekerja bersama dalam pelatihan dan kompetisi.

“Di tim, dari teman, pelatih dan ofisial. Kami selalu berhubungan,” kata Simik di situs resmi klub, Kamis (28/5/2020) .

Di Persikha Di antara semua rekan setimnya, striker berusia 32 tahun itu mengakui bahwa dia benar-benar merindukan sosok rekannya di lapangan Riko Simanjuntak. Untuk jebakan offside, Muhammad Toa untungnya tidak menyebutkan tujuan

“Tapi yang paling saya rindukan adalah Rico Siman Jing Tak pada saat ini, berkata:” Simic .

Keduanya Pemain disebut bidang internal dan eksternal luar biasa dekat.

Bahkan, Riko dan Simic dapat saling melengkapi di lapangan untuk memperkuat Persija Jakarta.

“Kamu tahu, kita berdua sangat berbeda, karena budaya sepakbola kita berbeda. Pasangan yang tidak terpisahkan. Di luar lapangan, kita juga memiliki hubungan yang baik. Dia adalah pemain favoritku,” De Penembak terbaik tahun 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi