Menu Close

“ Opsi permainan tanpa penonton lebih baik daripada meninggalkan Ligue 1 ”

Laporan oleh Abdul Majid dari Tribunnews.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM di Jakarta – Setelah pemerintah mengumumkan pemeliharaan darurat Covid-19 pada bulan Mei, pemerintah akan memutuskan apakah akan membatalkan keputusan Ligue 1 dan Ligue 2 untuk tahun 2020. 29. — Pemain FC Bhayangkara Alsan Sanda sangat berharap liga akan pensiun meskipun tidak ada rekor penonton. Menurutnya, yang terbaik adalah liga tidak berdiri diam tahun ini. Arsang mengatakan dalam kontak dengan Tribunnews, Jumat (15/5): “Apakah masalah dimulai, saya pikir penantiannya bukan kita sebagai pemain sepak bola, tetapi semua elemen masyarakat.” / 2020).

Baca: Atep, legenda Persia, mungkin menjadi idola Jakmania

Baca: Ketika Ligue 1 berhenti bermain pada tahun 2020, kisah pemain Ligue 1 tahun itu segera menjadi memotong rumput Peluang- “Saya sangat berharap ini bisa dimulai, tetapi mungkin tidak ada audiens, setidaknya lebih baik daripada menyerah liga.” Dia melanjutkan. -Pemain yang lahir di Kupang 27 tahun yang lalu menyadari bahwa daya tahan liga Indonesia tidak dapat mengikuti liga negara lain yang telah kembali – untuk alasan ini, ia juga mengundang orang Indonesia untuk mematuhi peraturan pemerintah dan menerapkan aturan pencegahan Covid-19 untuk Penyebaran Covid-19 di Indonesia dapat terus menurun.

“Ketika jumlah korban korona di Indonesia berkurang, aliansi mungkin dalam kesulitan. Dampak dari virus ini bukan hanya dia berkata:” Kami adalah pemain sepak bola, tetapi semua elemen masyarakat, “kata Arsang. Karena itu, saya berharap semua orang dapat bekerja sama untuk mengatasi virus ini dan mengembalikan semuanya menjadi normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi