Menu Close

Saat Ngabuburit, program pelatihan Mandiri menjadi santapan bagi bek Jakarta Persija

Para pemain dan pelatih TRIBUNNEWS.COM-Ligue 1 dan Ligue 2 memainkan peran berbeda dalam mewujudkan Ramadhan 1441 Ramadhan dengan cara yang berbeda. .

Meskipun demikian, Alfath Faathier dari Persija Jakarta masih melakukan program pelatihan independen sesuai dengan kegiatan nababuritnya.

Para pemain di barisan belakang dibatasi karena ketidakmampuan untuk melakukan kegiatan lain di luar ruangan, dan pembatasan sosial skala besar (PSBB) dibuat.

Baca: Pelatih Pengembangan pemain Persija di Brasil

Baca: Tiga pemain asing yang membela Persib Bandung dan Persija Jakarta

Kehadiran PSBB berarti bahwa Faathier hanya menunggu waktu istirahat menjadi cepat Melakukan pelatihan independen.

Pilihan latihan mandiri adalah pelatihan dasar, karena tidak memerlukan banyak ruang untuk berolahraga.

“Mungkin ada waktu untuk pelatihan mandiri di rumah tahun ini.

Khusus untuk pelatihan dasar, karena latihan ini tidak memerlukan terlalu banyak ruang.” Tribony News Agency mengutip Faathier di situs resmi Persija Jakarta artikel.

Puasa dan kegiatan lainnya setelah pelatihan penuh dengan permainan.

Baca: Marko Simic ingat kapan harus menandai gol pertama saat memperkuat Persija Jakarta — -Lead: Menjadi seorang Muslim, pilar lama Persija menceritakan tentang pengalaman sunatnya

salah satu permainan yang biasanya ia mainkan Apakah itu game online FIFA 2020 atau bermain sendirian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi