Menu Close

Kisah para pemain Bhayangkara FC hampir berisik dengan tetangga ketika keluarga ditunda

Laporan oleh Abdul Majid, seorang reporter dari Tribunnews.com di Jakarta-Bhayangkara FC pemain Teuku Muhammad Ichsan menggambarkan perlakuan tidak menyenangkan yang dia dan keluarganya terima karena pandemi virus koronal.

Kita tahu bahwa para pemain Bhayangkara FC memang kembali ke rumah setelah melakukan 19 tes bersama di Mess Bhayangkara FC di Jakarta pada Kamis (2020/30/2020).

Setelah mengikuti tes, gelandang segera kembali ke kampung halamannya di Aceh (Bireun). Namun, ketika dia hadir, pemuda 22 tahun itu sebenarnya dirugikan oleh lingkungan keluarga. asal. Tersangka covid-19 transporter.

“Yishan baru saja kembali ke sini, dan Yishan hampir berisik dengan tetangga Yishan. Mereka rasis. Siapa yang mendapatkannya? Orang tua Yishan duduk di luar dan orang-orang bergerak. Hmm , Siapa yang akan mencoba, “kata Yishan kepada Tribunnews, Selasa (31/3/2020). Untungnya, ini tidak menjadi masalah karena orang mengatakan mereka salah paham. Ichsan berkata: “Jika aku pergi, C akan berbeda. Aku baru saja kembali dari Jakarta untuk terus menjaga diriku sendiri. Tapi sekarang saatnya untuk membiarkan keluargaku diurus seperti ini.” – Pagi ini, hasil Covid melawan pemain Bhayangkara FC, Staf dan pejabat melakukan 19 inspeksi.

Ichsan mengatakan dia bersyukur karena para pemain, staf dan ofisial Bhayangkara FC tidak terinfeksi virus korona.

“Syukurlah, hasilnya semua negatif. Yah, itu sebabnya saya mengatakan bahwa ada hasil, jadi jangan biarkan keluarga saya mengatakan ini berulang,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi