Menu Tutup

Perbedaan antara gerakan independen Birrul Walidain dan kepala tim Persela Plus “Ngeyel” Eky Taufik

TRIBUNNEWS.COM-Selama liburan pertandingan, kedua pemain pilar Persela Lamongan, Birrul Walidain dan Eky Taufik memiliki pelatihan independen yang berbeda. Bahkan dengan PSSI, organisasi Induk Speka Ball Indonesia memutuskan untuk menunda permainan sampai 29 Mei 2020.

Baca: Tebak peran Anyar Marquinhos dan Brian Ferreira di Persela Lamongan

Baca: Pelatihan Persela Lamongan telah berubah setelah memiliki dua gelandang asing – keadaan ini berarti Persela Lamongan memilih untuk membiarkannya Pemain mengambil hari libur sambil mengerjakan pekerjaan rumahnya.

Tugasnya adalah melakukan pelatihan reguler secara independen untuk menjaga kesehatan dan kebugaran atlet.

Ini untuk mencegah penyebaran virus korona dan untuk mempersiapkan tim jika permainan kembali kapan saja.

Pelatihan independen yang dipimpin oleh Birrul Walidain dan Eky Taufik berbeda.

Jika Birrul Walidain melakukan banyak kegiatan pelatihan di rumah, itu berbeda dengan kapten Lamongan Persela.

Baca: PSIS Semarang memenangkan hadiah setelah mengalahkan Persela dan Arema di Ligue 1

Baca: Mengubah formasi Pezla de Ramongan setelah memiliki dua gelandang asing– -Even Eky Taufik mengakui bahwa dia melakukan beberapa gerakan “gila”.

“Sejauh yang saya tahu, Tribune Jawa Timur melaporkan, Birrul mengatakan:” Saya memiliki banyak liburan di rumah, dan saya berpartisipasi dalam olahraga untuk mempertahankan situasi ini, agar tidak memperburuk situasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi