Menu Close

Dokter tim Persib PSSI keberatan dengan penggunaan tes cepat: Mengembara Luiz harus reaktif, dan tes usap lebih akurat

TRIBUNNEWS.COM-PSSI berencana untuk menyelenggarakan tes cepat sebelum menerima tanggapan dari beberapa kelompok sebelum kompetisi.

Akan dilakukan quick test untuk memastikan seluruh anggota tim yang akan mengikuti kompetisi tidak menyebarkan virus corona.

Kegiatan tes cepat juga akan sepenuhnya didanai oleh PSSI.

Tes cepat telah menjadi bagian dari perjanjian kesehatan sepakbola Indonesia Covid-19. Baca: Alasan Pelatih Persib Tidak Setuju dengan Aturan Pemain U-20: Fisik dan Mental Tidak Kuat, Jangan Paksa-Meski Begitu, Dr. Persib Bandung, Rafi Ghani dan Tim Aerasa Tolak Uji Cepat Rencana PSSI.

Menurut Rafi, hasil tes cepat tidak optimal untuk mendeteksi keberadaan virus manusia. -Alasannya adalah bahwa hasil dari tes cepat adalah untuk memeriksa resistensi antibodi manusia terhadap virus.

Selain itu, rapid test juga bisa merugikan Persib, karena pemain klub berjuluk Maung Bandung, Wander Luiz itu terpapar virus corona.

Baca: Persib Bandung era Wander Luiz mengambil Gahar dari Tim Provinsi Jawa Timur. Gahar berada di era Liga 1

“Jika kita melakukan tes cepat, kita hanya tahu bahwa itu dalam tubuh seseorang. Ini berarti bahwa jika Dengan menerapkan teknologi ini, Anda dapat memastikan apakah (Luiz) reaktif atau positif selama uji cepat. “-” Jadi, mungkin intinya “Ini sangat buruk bagi kami dan terkait dengan masalah ini. Saya sehat dengan penerapan ini Para dokter PSSI dari protokol itu melakukan koordinasi, ”ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi