Menu Tutup

Sekali jebakan offside yang buruk, apa yang Muhammad Toa sebut keberuntungan bukanlah tujuannya

Reporter WARTAKOTALIVE.COM Laporan Rafsanzani Simanjorang-TANGERANG, TRIBUNNEWS.COM -pembela tentu tidak mudah. Ini lebih dari sekedar menghentikan penyerang musuh dan membantu serangan.

Hanya garis pertahanan yang memiliki strategi yang tepat dan berisiko. Strategi ini disebut strategi offside.

Namun dalam praktiknya, membuat jebakan offside tidaklah mudah. Jika ada pemain yang hanya tertinggal sedikit dari set line, maka lawan bisa dengan leluasa memasuki jantung pertahanan, bahkan biasanya bertatap muka dengan sang kiper.

C ‘Resiko Jebakan Offside Jika Tidak Cocok .

Baca: Juventus Habiskan 570 Miliar Rupiah dari Parma

Mohamed Toa di Sabuk Dejan Kulusevski, Bek Kanan Persita Don Gran pun bercerita tentang pengalamannya mengikuti pertahanan petarung Cisadane, panggilan Persita.

“Saya masih ingat terlambat (memulai” garis jebakan offside). Ini memungkinkan lawan untuk melarikan diri dan menghadapi kiper. Untung saja ada gangguan dari bek lain, sehingga gawang lawan hanya terpencar di satu sisi gawang. Bangku (pelatih) dan meminta maaf kepada rekannya. Sadarilah bahwa kesalahannya bisa berakibat fatal bagi pertahanan, menyebabkan lawan jatuh ke sasaran.

“Pada titik ini, saya langsung disalahkan atas konsentrasi rekan-rekan saya. Bahkan jika Anda lelah, Anda perlu tetap fokus. Dia menyimpulkan bahwa harapannya adalah saya berharap saya dapat mengurangi kesalahan ini di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi