Menu Close

PSIS Semarang akan menjatuhkan sanksi kepada pemain yang tidak menjaga kesehatannya

TRIBUNNEWS.COM-PSIS Semarang akan menjatuhkan sanksi jika ada pemain yang menambah berat badan.

Saat ini, PSIS Semarang sedang menculik pemainnya, sehingga mereka selalu dituntut untuk menjaga kondisi fisik dan latihan mereka secara mandiri.

Asisten pelatih PSIS Imran Nahumarury mengancam bahwa jika beberapa pemain kembali nanti mereka tidak kecewa. SIEP Semarang tidak dimasukkan, dan 300 juta rupiah dikeluarkan setiap bulan selama liga yang ditangkap

Baca: CEO PSIS Semarang berkomentar dalam pidatonya mengenai penangguhan renovasi Stadion Jadidiri — -Mantan pemain Bosnia Jakarta, tim nasional Indonesia, percaya bahwa atlet PSIS dapat mengendalikan diri untuk mempertahankan bentuk tubuh.

“Yaitu, sebelum liburan, kesepakatan telah dicapai antara atlet dan manajemen

Misalnya, jika situasi ini cocok untuk pelatihan untuk melanjutkan permainan, para pemain harus tetap stabil selama pertandingan. — “Karena kenaikan berat badan, sanksi akan dijatuhkan,” kata Imran di halaman Tribunjateng.com. Dalam game ini, pemain diundang untuk berlatih sesuai dengan instruksi dari tim pelatih .

Program ini untuk pemain. Situasi di wilayah tidak berpengaruh.

“Misalnya, setiap pemain berbeda di masing-masing daerah. Dalam beberapa kasus, pemandangannya jauh, jadi ini tidak akan terjadi di tempat kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi