Menu Tutup

Memorial: Profesor Jurnalisme James

Penulis: Priyambodo RH *)

“Jika kebebasan pers disertai dengan” kompetensi profesional “(termasuk” etos kerja “.) Peningkatan akan lebih menguntungkan” seri

kalimat di atas adalah pembuat berita Jacob · Jakob Oetama menyampaikannya kepada banyak wartawan di kantornya pada pertengahan Januari 2009. -Hari ini, Jakob (Bapak Jakob) berusia 88 tahun dan menikmati reputasi dunia. Pak Jakob meninggal dunia pada usia 88 tahun. Kompas Gramedia (KG) dari Kelompok Usaha Multimedia selalu mengutarakan pentingnya peningkatan diri. Kemampuan dan pemeliharaan etika jurnalistik merupakan suatu kehormatan dan kewajiban profesi jurnalistik.

Pidato tentang kompetensi profesional dan etika profesi juga muncul dalam “Ikatan Tulus” Jakob Oetama berjudul “Kantor Berita Indonesia, September 2004, diterbitkan oleh Penerbitan Kompas di Jakarta.- — Ketika seseorang bertanya kepadanya bahwa kata-kata lugas Pak Jacob sama persis dengan kata-kata yang tertulis di buku, dia berkata: “Saya pergi menjadi guru, dan kemudian saya menjadi jurnalis. Saya terbiasa menyampaikan konten yang persis sama dengan apa yang saya tulis.

Sebenarnya pria kelahiran kawasan Candi Borobudur di Jawa Tengah ini memang kerap membuat lelucon dan makna sepanjang hidupnya. . Tugasnya adalah pendidikan. Guru ada di ruang kelas kecil. Jurnalis mendidik seluruh komunitas, mereka memiliki banyak kelas dan mereka bisa tidak terbatas. “

Selanjutnya dia menjawab,“ Oleh karena itu, guru dan jurnalis harus memiliki batasan yang sama. “Ojo Jarkoni, saya sedang berbicara tentang ning ora iso nglakoni”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi