Menu Tutup

Gatot Nurmantyo gagal menarik simpati publik

Penulis: Kelompok Kerja Forum Penahanan Pengacara Pansexila

GATOT Nurmantyo dan para aktivisnya saat berkunjung ke Bareskrim POLRI pekan lalu salah menghitung Petru Seiler Christi Nas. Jumhur Hidayat (Jumhur Hidayat), Syahganda Nainggolan dan kawan-kawan sebagai media detensi dan panggung promosi kami. Kenapa dia jatuh? Karena selain tidak bertemu Syahganda Nainggolan dan kawan-kawan, baik Gatot Nurmantyo maupun Amerika Serikat tidak bertemu dengan Kapolri.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Cs bentrok dengan polisi, mohon jangan kunjungi anggota kami yang ditahan – Lihat juga: Gatot Nurmantyo (Gatot Nurmantyo) full day-horse-to them Secara umum, ini merupakan pukulan telak, karena mereka selalu menghadapi kejadian yang tidak menyenangkan. Mereka tidak mendapat kesempatan untuk membuktikan bahwa organisasinya adalah gerakan moral, tetapi karena aktivis mereka terlibat dalam dugaan kejahatan, mereka ditangkap sebagai tersangka kriminal dan ditahan, sehingga moral mereka rendah. -Jika KAMI atau Gatot Nurmantyo ingin bertemu dengan Kapolri, maka kesepakatan bisa ditindaklanjuti. Selain itu, jika ingin mengunjungi para tahanan, tim AS harus memikirkan beberapa prosedur sebelumnya.

Kunjungan Gatot Nurmantoyo dan WE ke Bareskrim juga menjadi salah satu cara yang membuat polisi terkenal. Mereka mencoba mengirim pesan kepada publik bahwa kami telah dianiaya dan penegakan hukum kami buruk.

Namun, masyarakat lebih bijak membaca Gatot Nurmanjo, dan kami hanya upaya untuk mengambil keuntungan darinya. Identitas tersangka dan tahanan yang mewakili Syahganda Nainggolan dan kawan-kawan akan mempolitisasi kegagalan bertemu dengan Kapolri.

Gatot Nurmantyo dan WE tidak boleh berspekulasi bahwa mereka bertemu dengan Kapolri dan memukuli Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat berada di Rutan Reserse Kriminal Polri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi