Menu Close

Vetiver dan Palaka dalam pandemi Covid-19

Catatan perjalanan Egy Massadiah – kami saling memandang dan Doni Monardo (kembali) berbicara tentang Vetiver dan palaka. Setidaknya lebih dari tujuh bulan telah berlalu (sejak pemantauan mendalam terhadap Covid-19), Doni Monardo telah fokus membicarakan Covid dan Covid. 2020) .

—) […] Ni Doni memberi Kesempatan tersebut memberikan kesempatan kepada pakar tsunami dan gempa BNPB Dr. Abdul Muhari kesempatan untuk menyandang gelar Ph.D. dan secara singkat menjelaskan ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu dapat melanda Sulawesi Utara .– -terutama Sulawesi Utara Agus Fatoni dari Dr. MSi, Plt. Gubernur Ravisi, dengan antusias menyimak penjelasan Abdul Muhari.

Orang yang biasa disapa Aam memberikan data kuno tentang gempa bumi dan tsunami berulang yang melanda Sulawesi Utara.

Hasil Survei Data Nyata Investigasi yang dilakukan oleh tim BNPB menunjukkan bahwa sedikitnya ada lima gempa besar terjadi dalam waktu singkat (yaitu dalam waktu 15 tahun), dan gempa besar tersebut melanda daerah yang disebut “Nyiur Melambai”.

Lima gempa bumi terjadi pada tahun 1845, 1846, 1856, 1858 dan 1859.

aca: Update kasus Coronavirus WNI di luar negeri pada 10 Oktober: 1.621 positif, 1.146 sembuh, dan 149 meninggal

Saat tim berangkat ke Belanda, akhir Mei 2019 Temukan jejak bencana masa lalu. Yang ingin saya tunjukkan adalah bahwa bencana alam adalah kejadian yang berulang, tapi kita tidak tahu kapan akan terjadi, jadi kita harus selalu waspada, ‚ÄĚtutup Doni Monardo (Doni Monardo) dari pidato Yam.

Provinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu daerah yang rawan gempa dan tsunami, karena di sekitarnya terdapat 3 buah pendorong besar, maka 3 buah pendorong besar tersebut adalah sorong besar Sulawesi, dorong besar Sangihe dan dorong besar Halmahera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi