Menu Close

Pandemi, Ramadhan, dan Pertahanan Nasional

Selamat Nurdin, Wakil Ketua Partai Glora DKI Jakarta, melaporkan-Pasien yakin pandemi Pandvid 19 membutuhkan waktu 4 bulan untuk mencapai 1 juta, tetapi hanya butuh 10 hari untuk berubah dari 1 juta menjadi 2. Ada 1 juta pasien positif di seluruh dunia. Peneliti Jon Hopkins dan Universitas Harvard bahkan memprediksi bahwa pandemi ini akan berlangsung hingga 2022 atau 2024, bahkan jika vaksin tersedia.

Besarnya skala dan beban Covid-19 di Indonesia telah mencapai tingkat yang tidak dapat ditanggung sendiri oleh pemerintah, jadi kita dituntut untuk memainkan peran aktif sebagai warga negara dan warga DKI Jakarta yang tinggal di pusat gempa di Indonesia. Covid-19 tidak berdiri diam.

Pandemi serupa, flu Spanyol Covid-19, diduga mengenai Indonesia dan menewaskan 1,5 juta orang, terhitung 5% dari tahun 1930-an, tetapi itu tidak mengejutkan semua pemuda abad ke-19 dari semua pihak. Pulau-pulau itu datang ke Jakarta dan berjanji untuk bersatu sebagai tonggak pertama dalam perjuangan kemerdekaan pada 28 Oktober 1928.

Pengaruh besar Sumpah Pemuda pada pembentukan Republik akhirnya menginspirasi pendiri Republik Islam. Pesta Gelora mengumumkan pembentukannya pada hari yang sama. -History juga melaporkan bahwa deklarasi penyatuan Republik Indonesia di Ramdan pada 1945 tidak mencegah warga Jakarta muda untuk berpartisipasi dalam Manden dan berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. Membangun republik saat puasa. Contoh bersejarah ini dapat membuktikan bahwa dalam gen manusia Indonesia, semangat pertahanan nasional telah benar-benar mengakar.Bahaya penyakit pandemi dan kondisi puasa tidak dapat disembunyikan. Selama periode pandemi dan bulan suci Ramadhan, kontribusi nyata dibuat dalam kerangka pertahanan nasional, dan sebelum itu, ini hanya akan membantu kita untuk membuka identitas kita sendiri dan membuat cinta kita untuk agama, kemanusiaan dan negara Di luar perbedaan di antara kita mungkin memiliki selera politik. – Semangat kerja sama dan kemajuan agenda nasional adalah beberapa prinsip utama yang memungkinkan kita masing-masing untuk tetap berhubungan dengan lingkungan kita.

Pada saat yang sama, menjadi bahasa kita, memobilisasi semua kekuatan dan potensi negara ini, tidak hanya memenangkan kemenangan melawan Covid-19, tetapi juga dapat membuat negara ini di antara lima besar bersama. Insya Allah, dunia ini tidak akan bertahan lama!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi