Menu Close

Gajah di lensa mata tak terlihat

Disediakan oleh: Rudi S Kamri

TRIBUNNEWS.COM-Saya berkesempatan untuk makan siang dengan seseorang yang baru saja saya temui dan berbicara tentang banyak hal.

Namanya Suhendra Hadikuntono, orang yang sederhana dan sederhana, dan suami tercinta sahabatku Kezia Kharisma.

Pembicaraan panjang dengannya tentang sepak bola dan masalah etnis mengejutkan dan mengejutkan saya. -Kenapa ada peran seperti itu di Indonesia, bukan?

Kesan saya pada Suhendra adalah orang yang langka, ia telah menyelesaikan pekerjaannya.

Tidak ada ambisi. Dia hanya ingin melakukan sesuatu untuk negaranya tercinta.

Suhendra memiliki peralatan yang tepat saat ini, dan hanya ingin melayani negara dan negaranya sendiri.

Baca: Menteri Badan Usaha Milik Negara: Loyalitas kami kepada negara dan negara sangat penting-siapa Suhendra? Orang tersebut lulus dari Universitas Kebangsaan di Malaysia dan merupakan pemilik beberapa perusahaan multinasional, di bawah Grup Indo Sarana Prima, yang bergerak di bidang keamanan, parkir, pengasapan, penanaman, perabot dan PT Indo Cetta Prima dan bidang lainnya, yang merupakan salah satu asosiasi unicorn Di Indonesia. Pria sopan ini lahir di Medan, Sumatera Utara 50 tahun yang lalu, dan dalam segala hal yang dilakukannya, ia sengaja menghindari menarik perhatian media massa. Dia selalu bekerja diam-diam.

Tapi semua yang telah saya lakukan untuk negara ini membuat saya menggelengkan kepala. Mari kita simak beberapa cerita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi