Menu Close

Pandemi tidak memiliki momen politik sebelum pemilihan

Disediakan oleh: Novli B Thyssen SH, Ketua KIPP Jawa Timur

TRIBUNNEWS.COM-Komite Pengawas Pemilu Independen (KIPP) mengingatkan para pemimpin daerah dari 19 kabupaten / kota di Jawa Timur bahwa mereka tidak akan menggunakan kalender pemilu 2020 Pandemi kondusif untuk situasi mereka. Pemilihan kepala daerah akan diadakan bersamaan pada tahun 2020. Mengingat kemampuannya sebagai pengambil keputusan regional, potensi pemimpin daerah untuk menyalahgunakan kekuasaan mereka sangat besar.

Bentuk penyalahgunaan kekuasaan dapat berupa distribusi sumber daya manusia, yang berupa posisi dan posisi yang berkaitan langsung dengan kepentingan sosial.

Sebagai penempatan personel dalam kelompok kerja kelompok atau tim manajemen kelompok kerja sama regional 19.

Ketika menetapkan posisi strategis, tertarik untuk berkomunikasi dengan publik tentang para pemimpin regional potensial.

Membaca: Menghargai sikap Ketua Komite Pertama Penilaian DPD terhadap proses pemilihan lokal pada bulan Desember

Membaca: Jika para pemimpin daerah tidak bekerja sama dalam mengalokasikan dana pemilihan lokal, ini adalah penjelasan Kementerian. Berinteraksi dengan masyarakat dan bersosialisasi untuk pemilihan di masa depan adalah bagian dari memenuhi tugas. -Selain itu, penyalahgunaan kekuasaan dapat berupa perubahan / penggantian posisi badan pemerintah untuk memenangkan pemilihan kepala daerah.

Dalam Pasal 71, paragraf 3 UU No. 10 tahun 2016, gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil walikota, dan walikota atau wakil walikota tidak boleh menggunakan wewenang, prosedur dan kegiatan berikut: Satu bermanfaat atau berbahaya.

Dalam waktu enam bulan sebelum pasangan calon ditentukan, di wilayah itu sendiri dan daerah lain, sampai pasangan calon yang dipilih ditentukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi