Menu Close

Dana pencegahan stunting sebaiknya tidak disalurkan kembali karena sudah masuk dalam program prioritas

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Mengelola penyebaran Covid-19 di Indonesia tidak diragukan lagi akan membutuhkan banyak dana. Pilihan realokasi dana (refocusing) juga menjadi topik pembicaraan. Kebijakan realokasi anggaran yang lesu dapat menimbulkan risiko kerugian produksi jangka panjang. Peraturan menteri mengatur bahwa dana prioritas nasional tidak dapat disalurkan kembali dengan alasan apapun.

Dalam webinar yang diselenggarakan oleh Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG), bertema “Persiapan Regional untuk penanganan prioritas pandemi dan stunting Covid-19”, kepada para pemangku kepentingan, Pengamat dan ahli sosial membuat presentasi. Joko Widodo, direktur jenderal pemerintah pedesaan Kementerian Dalam Negeri, menekankan bahwa stunting adalah prioritas nasional bagi Presiden Joko Widodo. Termasuk dalam 5 proyek prioritas nasional. Lanjutkan tanpa mentransfer anggaran.

“Pada waktunya (wabah -19 hari ini), kita harus terus mendorong pelaksanaan proyek prioritas. Hal ini dilakukan untuk mencapai tujuan nasional, karena pencapaian prioritas nasional tersebut akan selalu terpantau dalam keadaan apapun.” Jangan sampai pembangunan Masalah kelesuan ini menjadi bencana lain yang berdampak lebih besar ke depan, “kata DR. Baoda, Rabu (29/4/2020) .

” Kalau dilakukan penyesuaian, dana harus terus digunakan untuk mengatasi negara yang sama. Prioritas. Ini juga berlaku untuk dana yang biasanya dialokasikan untuk mencegah pertumbuhan. Ia menambahkan: “Melalui intervensi gizi yang sensitif atau spesifik, seperti dana desa,”. Hal senada juga diungkapkan Dr. Samsul Widodo, Direktur Daerah Kemiskinan Kementerian Pedesaan dan Daerah Miskin di Massachusetts. Ia mengatakan, dana pedesaan masih bisa digunakan untuk mendorong negara agar mengutamakan pembangunan, yaitu mencegah stunting. Mengacu pada Surat Edaran Menteri dan PDT Nomor 6 Tahun 2020, dana desa tersebut dapat digunakan untuk merespon Covid-19 yang mengungkapkan prioritas yang sama, misalnya membagikan masker, menyemprot disinfektan dan melakukan kegiatan lain yang selalu terkait dengan pencegahan pembangunan. Terkait penundaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi