Menu Close

Cak Nun, lebih sedikit piknik dan lebih sedikit membaca!

Cak Nun, lebih sedikit piknik dan lebih sedikit membaca!

Penulis: KH. Imam Jazuli, Massachusetts, Massachusetts *

TRIBUNNEWS.COM-Mengaji dengan alasan nekat berbahaya bagi keimanan dan urusan akademis. Tradisi Ilmiah. -Rasulullah saw, “Qurana bi ra’yihi fal yatabawwa’ma’adahu minan nar, seorang gelandangan”. Siapapun yang memiliki alasan untuk menafsirkan Quran harus mempersiapkan posisi mereka di neraka (At-Tabari, Tafsir at-Tabari, Jude, hal. 1, hal. 77). -Imam at-Tabari menunjukkan bahwa jika penggunaan akal sehat menyebabkan konsekuensi yang buruk, maka bersiaplah untuk pergi ke neraka.

Jika rasionalitas digunakan secara ilmiah dan hasilnya benar, maka pahala ada di tangan Allah. -Jamaah Ma’iyah (Jamaah Ma’iyah) “didewakan” oleh Emha Ainun Najib (Emha Ainun Najib) berulang kali menggeser lidahnya, dan kemudian publik yakin akan intelektualnya yang “sombong” di baliknya Ada perhatian. , Said: “Innahu Uzra Eras Samayid Dunia Rodanton Fei Lailatil Kader”. Alquran diturunkan Tuhan pada malam Lailatul Qadar dari Juz 1 sampai Juz 30 sampai Baitul Izzah, berumur sekitar 40 tahun sampai wafat pada usia 63 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi