Menu Close

Gus Mis, intelektual muda pembela minoritas avant-garde NU

Gus Meath (Gus Mis), cendekiawan avant-garde muda pembela minoritas NU

Penulis: KH. Imam Jazuli, Massachusetts * * TRIBUNNEWS.COM-Zuhairi Misrawi, Lc atau Gus Mis bukan hanya cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU), tapi juga perwakilan anak muda pembela minoritas Indonesia. Sastrawan yang produktif lahir di Sumenep, Madura pada tahun 1977 ini juga merupakan karakter Azhariyyin yang kontroversial dan unik.

Ide besar Gus Mis harus “Islam ramah”. Tanpa dukungan organisasi besar mana pun, ia menjalankan situs www.islamramah.co, yang belakangan merambah media sosial lain, seperti TV Islami yang ramah YouTube.

Gerakan digital ini dilandasi oleh spirit Islam, yaitu persahabatan, toleransi dan kelembutan.

Di Indonesia, kelompok Syiah selalu menjadi sasaran kaum Muslim radikal. Pendapat paling ekstrim mengklasifikasikan Syiah sebagai sekte pagan / non-Muslim.

Di bawah latar belakang politik intelektual ini, Gus Mis muncul di garis depan, memohon refleksi dalam kerangka “Organisasi Persahabatan Islam”. , Gus Mis mencari titik temu antara Nahdlatul Ulama dan Syi’ah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi