Menu Close

Bergandengan tangan menghadapi kesulitan warga dalam wabah Covid-19

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Corona atau pandemi Covid-19 berdampak pada kondisi ekonomi perseroan.

Omset ekonomi yang stagnan secara langsung mempengaruhi kehidupan pekerja di sektor informal tergantung pada pendapatan harian mereka. ojol, supir taksi, pedagang kaki lima, pemulung, dll.

Hal ini menyebabkan mereka kekurangan pendapatan dan bahkan mungkin kehilangan pekerjaan. -Untuk menunjang perputaran ekonomi, eks Federasi Keluarga Lime Hannas RI XLIX (IKAL 49) ini membantu pekerja informal terus bekerja dengan menyelenggarakan kegiatan berupa penyediaan dan pendistribusian beras kaleng. Disediakan oleh komunitas. -19

Kegiatan ini akan dilaksanakan di Sekretariat IKAL49, Jalan Menden Kendall 1 mulai tanggal 3 April 2020, dan diharapkan dilaksanakan selama 60 hari berturut-turut, serta akan dilaksanakan di Jalan Depok 2 Kipong. Li Barat (Jalan Kebon Sirih) menambahkan RTC Makasar dan tempat lain untuk memenuhi kebutuhan Anda.

IKAL49 juga akan digunakan sebagai food bank untuk menyimpan sayur mayur dan buah-buahan untuk Kota Jakarta dan Pasar Jakarta. Pembangunan berkelanjutan lingkungan petani untuk tujuan menjaga perekonomian.

Salah satunya untuk mendukung peluncuran bisnis pemasaran Jakarta @ sayurkendal, serta mengkaji proses budidaya sayuran di Depok dan Bogor. Widodo mengumumkan pada hari Selasa: “Ini akan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Atas nama IKAL49. Rangkaian kegiatan ini akan dilanjutkan secara koheren guna mewujudkan semangat solidaritas dan berbagi dengan negeri dan negara tercinta.” . 29 April 2020) .

Dia meminta semua strata negara untuk bersatu dan bersatu di masa-masa sulit. Ia berkata: “Untuk menjadikan Indonesia lebih baik, kita harus siap turun tangan untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat untuk membantu mereka mengatasi kesulitan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi