Menu Close

Nona Mahalani tidak perlu meminta maaf, dan wanita itu tidak akan menghina siapa pun

Penulis: PETRUS SELESTINUS, Koordinator Kelompok Kerja TPDI dan Ketua Tim FAPP)

PROTES dan beberapa parpol dikritik Puan Maharani, karena menurutnya Provinsi Sumbar akan terus mendukung negara Pancasila. Sebuah. Lingkungan kontemporer dalam Negara Pancasila. Mereka seakan menutup mata terhadap fakta-fakta sosial radikalisme dan intoleransi yang berkembang di mana-mana, termasuk di Sumatera Barat.

Sebagai Ketua Umum PDIP Partai Progresif Demokratik dan Ketua DPR RI, Puan Maharani memiliki tanggung jawab hukum untuk mengingatkan setiap warga negara – termasuk pasangan calon gubernur Sumbar, perlu mendukung Pankashi Amerika Latin guna menghindari ancaman radikalisme, intoleransi dan terorisme yang mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, Bihinka Tungal Ika dan UUD 1945. Mengapa kita harus ingat? Kalaupun pemerintah membubarkan HTI sebagai ormas, gerakan radikal, intoleran, dan teroris yang berusaha menggantikan ideologi nasional Pancasila masih berlanjut hingga saat ini. Presiden Jokowi, Presiden MPR Bambang Soesatyo, Presiden DPD RI dan pejabat Negara Inia lainnya.

Pentingnya melindungi negara Pancasila dari ancaman ideologi komunis, khalifah dan lainnya. Saat ini ormas radikal sedang bekerja Bertarung melawan banyak area. Bareskrim Polri (Bareskrim Polri) -Baca: Nilai Tokoh Minang, Pidato Puan Maharani di Sumbar dan Pancasila Hanya bahasa Kesleo. Undang-undang tersebut mensyaratkan dibentuknya lembaga-lembaga nasional tingkat tinggi untuk mempertahankan negara Republik Tauhid, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945 sebagai empat pilar negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ayam sabung judi taruhan_judi ayam online_cockfight judi